Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK, Penunjukan Baru

Ani R. · 3 min baca · 3 bulan lalu · 91 dibaca
Bisik.id
Friderica Widyasari Dewi Jadi Ketua OJK, Penunjukan Baru

Gambar atau konten salah?

Mahkamah Agung di Jakarta mengesahkan penunjukan beberapa pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada hari Rabu, 25 Maret 2026. Friderica Widyasari Dewi resmi menjadi Ketua Dewan Komisioner OJK, sementara beberapa posisi lainnya juga dilantik pada acara yang sama.

Friderica, yang biasa dipanggil Kiki, menyampaikan visi dan rencana strategisnya dalam konferensi pers di Gedung MA. Ia menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia. “Kami yakin dengan teamwork yang solid di ADK (Anggota Dewan Komisioner) OJK kita insyaAllah bisa membawa sektor jasa keuangan kita untuk semakin maju ke depan, dan tentu saja yang pertama target kita adalah menjaga stabilitas sistem keuangan Indonesia,” katanya.

Di samping stabilitas, OJK juga menargetkan pemulihan kepercayaan publik, khususnya di pasar modal. Pasar modal Indonesia baru saja mengalami gejolak yang menyebabkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun setelah pengumuman dari Morgan Stanley Capital International (MSCI). Friderica menanggapi hal tersebut dengan mengatakan:

“Kemudian yang berikutnya adalah memulihkan kepercayaan publik. Ini terima kasih teman-teman media selalu mendampingi kita waktu saya dan Pak Hasan (Hasan Fawzi) di saat-saat critical pasar modal Indonesia, terima kasih. Tapi itu tetap menjadi agenda prioritas kita untuk menjaga, memulihkan kepercayaan publik ya terutama dari sisi pasar modal dan juga sektor yang lain,” beber Kiki.

OJK berencana menerapkan pengawasan terintegrasi, suatu kebijakan yang lahir dari kebutuhan mengatasi konglomerasi produk keuangan hibrid. Friderica menjelaskan bahwa pengawasan dan perizinan terintegrasi menjadi program utama. Ia juga menyoroti pentingnya pendalaman pasar untuk menambah kontribusi pada pertumbuhan ekonomi. “Kita akan terus melakukan pendalaman pasar. Ini juga sangat penting, apalagi kalau kita ingin semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional tentu saja kita nggak bisa cuman rely dari sektornya Pak Dian (Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK), tapi bagaimana sektor‑sektor keuangan lain juga terus tumbuh jadi bisa menjadi engine dari pertumbuhan,” terang Kiki.

Selanjutnya, Friderica menegaskan bahwa semua upaya pengembangan sektor keuangan tidak boleh mengorbankan kepentingan konsumen dan masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan konsumen tetap menjadi prioritas. Ia menambahkan, “Dan tentu saja kita akan terus melakukan penegakan hukum yang kita akan lebih giatkan lagi, kita galakkan lagi, bagaimana untuk kasus‑kasus di sektor keuangan kita akan selesaikan, dan juga tentu saja kita akan melakukan terus sinergi dan kolaborasi,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Kiki mengumumkan agenda rapat pertama Dewan Komisioner (ADK) yang baru dilantik. Rapat tersebut akan membahas optimalisasi sektor jasa keuangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan program prioritas pemerintah. Ia menjelaskan, “Kami harus kembali ke kantor, pertama kami melakukan serah terima, sertijabuntuk ADK yang baru dilantik dengan yang sebelumnya. Kemudian kami juga harus melakukan rapat Dewan Komisioner yang pertama karena sesuai dengan mandat undang‑undang setelah ADK dilantik kita harus melakukan RDK yang pertama untuk pelaksanaan tugas dan lain‑lain,” jelas Kiki.

Berikut daftar petinggi OJK yang baru dilantik:

  • Friderica Widyasari Dewi – Ketua Dewan Komisioner OJK
  • Hernawan Bekti Sasongko – Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK
  • Hasan Fawzi – Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK
  • Dicky Kartikoyono – Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK
  • Adi Budiarso – Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK
  • Thomas A. M. Djiwandono – Anggota Dewan Komisioner OJK Ex‑officio Bank Indonesia (BI)
  • Juda Agung – Anggota Dewan Komisioner OJK Ex‑officio Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Dengan penunjukan ini, OJK menegaskan komitmen untuk memperkuat sistem keuangan, memulihkan kepercayaan publik, dan menegakkan hukum di sektor keuangan. Rencana strategis yang disampaikan oleh Friderica dan jajaran baru menekankan pentingnya integrasi pengawasan, perlindungan konsumen, serta kolaborasi lintas lembaga. Langkah ini diharapkan dapat menguatkan fondasi ekonomi nasional dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.

OJKFriderica Widyasari Dewistabilitas sistem keuanganpasar modalpengawasan terintegrasiperlindungan konsumenpertumbuhan ekonomiMahkamah Agung

Komentar

Memuat komentar...