Geopark Karangsambung Jadi UNESCO Global Geopark 2025
Gambar atau konten salah?
Geopark Karangsambung resmi menjadi bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark pada Juni 2025. Penetapan ini menandai babak baru bagi Kabupaten Kebumen di Jawa Tengah. Selain gelar internasional, status ini membawa tanggung jawab besar untuk meningkatkan taraf sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Harapannya, kebudayaan dan alam Kebumen dapat bersaing di panggung dunia melalui pengelolaan pariwisata berkelanjutan, di mana kemakmuran warga berjalan seiring dengan pelestarian alam yang sakral.
Para pelancong yang ingin mengunjungi Geopark Karangsambung dari Jakarta menemukan banyak pilihan transportasi. Kereta api tetap menjadi pilihan utama karena kenyamanan dan efisiensinya. Aplikasi resmi KAI Access menampilkan beberapa gerbang masuk utama di Kebumen, sehingga penumpang dapat memilih jalur sesuai tujuan akhir.
- Argo Semeru Compartment: Layanan ultra-luxury ini menawarkan privasi penuh dan layanan kelas satu. Harga tiket untuk tipe compartment suite berada di angka Rp 2 jutaan.
- Argo Semeru (Gambir‑Kebumen): Tarif kelas Eksekutif pada kereta unggulan ini, yang menghubungkan Jakarta-Surabaya via jalur selatan, berada di kisaran 600 ribuan untuk jarak Jakarta‑Kebumen.
- Sawunggalih: Kereta ini menjadi primadona menuju Kebumen. Harga tiket 250 ribu memberikan kenyamanan dengan harga terjangkau.
- Fajar Utama Solo: Kereta kelas campuran Eksekutif‑Ekonomi ini berada di kisaran 400 ribuan.
Jika waktu menjadi faktor utama, jalur udara menjadi alternatif menarik. Bandara Jenderal Besar Soedirman (JBS) di Purbalingga terletak lebih dekat secara geografis, namun layanan penerbangan komersial dari Jakarta lebih sering mengarah ke Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulon Progo. Berikut estimasi tarif penerbangan dari Jakarta ke YIA pada tahun 2026:
• Soekarno‑Hatta (CGK) – YIA
TransNusa: Mulai dari Rp729.400
Batik Air: Mulai dari Rp781.400
• Halim Perdanakusuma (HLP) – YIA
Citilink: Sekitar Rp903.000
Batik Air: Sekitar Rp913.900
Setelah tiba di YIA, penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan bis DAMRI menuju Terminal Kebumen atau menggunakan KA Bandara sampai Stasiun Kebumen. Pilihan transportasi selanjutnya dapat disesuaikan dengan rencana kunjungan ke destinasi wisata.
Menemukan jalan menuju inti Geopark Karangsambung memerlukan perencanaan lebih matang dibandingkan destinasi wisata biasa. Hingga kini, akses transportasi umum langsung ke situs geologi di pedalaman masih terbatas. Oleh karena itu, disarankan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa mobil dari pusat kota Kebumen, baik di Stasiun maupun Terminal. Dengan status UNESCO Global Geopark, aksesibilitas diperkirakan akan terus berkembang. Pastikan untuk memantau akun media sosial resmi pengelola atau situs web pemerintah Kebumen guna memperoleh informasi terkini tentang shuttle wisata atau moda transportasi umum lainnya.
Geopark ini bukan sekadar pemandangan alam biasa, melainkan sebuah “laboratorium alam” raksasa yang mencerminkan sejarah bumi jutaan tahun silam. Secara garis besar, kawasan ini terbagi menjadi tiga zona utama:
- Kawasan Karangsambung (Zona Utara): Tempat berkumpulnya batuan beku dan metamorf derajat tinggi. Wilayah ini sering disebut sebagai bukti nyata tersingkapnya lantai samudra purba ke permukaan bumi.
- Kawasan Sempor (Zona Tengah): Menyuguhkan hamparan perbukitan yang terbentuk dari proses geomorfologi kompleks, menciptakan lanskap dramatis dan hijau.
- Kawasan Pesisir Ayah (Zona Selatan): Dominasi batuan karst (kapur) dan batuan vulkanik tua. Bentang alamnya merupakan hasil proses vulkanisme dan sedimentasi yang berlangsung selama jutaan tahun.
Dengan status UNESCO, kebijakan pelestarian dan pengembangan pariwisata di Geopark Karangsambung akan terus ditingkatkan. Penjelajahan kawasan ini menawarkan pengalaman belajar langsung tentang proses geologi, sekaligus menikmati keindahan alam yang masih alami. (bnl/wsw)
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
