GMFI Hapus Rugi Rp9,28 Triliun Lewat Kuasi Reorganisasi
Gambar atau konten salah?
Para pemegang saham PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) telah memberikan persetujuan untuk melakukan kuasi reorganisasi. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Selasa, 28 Juli 2026.
Inti dari langkah ini adalah menghapus saldo laba negatif perusahaan yang mencapai US$ 512,9 juta atau setara dengan sekitar Rp 9,28 triliun. Angka ini menggunakan kurs Rp 18.097 per dolar AS. Saldo laba negatif tersebut tercatat dalam laporan keuangan GMFI hingga akhir Januari 2026.
Penghapusan ini akan dilakukan melalui beberapa cara. Pertama, menggunakan agio saham—yaitu selisih lebih harga jual saham—sebesar US$ 299,6 juta (sekitar Rp 5,42 triliun). Kedua, memanfaatkan selisih nilai transaksi dengan entitas pengendali sebesar US$ 1,1 juta (sekitar Rp 19,9 miliar). Ketiga, melalui penurunan nilai nominal saham tanpa mengurangi jumlah saham yang beredar, yakni sebesar US$ 212,2 juta (sekitar Rp 3,83 triliun).
Yang menarik, rencana ini tidak melibatkan setoran dana segar dari pemegang saham. Komposisi kepemilikan saham juga tidak berubah. Tidak ada dilusi atau pengenceran kepemilikan bagi para pemegang saham. Langkah ini sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan regulator, termasuk soal profitabilitas dan prospek usaha perusahaan.
Direktur Utama GMFI, Andi Fahrurrozi, menjelaskan bahwa kuasi reorganisasi adalah bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan. Hal ini dilakukan setelah perusahaan berhasil mencatatkan pemulihan kinerja dan profitabilitas secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. "Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas keuangan Perseroan untuk mendukung ekspansi bisnis dan pertumbuhan jangka panjang," ujarnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 28 Juli 2026.
Data laporan keuangan GMFI menunjukkan tren positif. Perusahaan membukukan laba usaha dan laba bersih selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023. Pada tahun 2025, pendapatan perusahaan tumbuh 31,8% menjadi US$ 491,88 juta. Laba bersih pada periode yang sama melonjak 68,4% menjadi US$ 33,97 juta.
Andi menambahkan, struktur permodalan yang sehat bisa memperkuat ketahanan finansial dan daya tarik bagi investor. Ia berharap kuasi reorganisasi ini membuka peluang pendanaan yang lebih fleksibel dan bahkan memungkinkan pembagian dividen kepada pemegang saham di masa depan.
Ke depan, GMFI akan fokus pada beberapa hal. Perusahaan ingin meningkatkan kualitas layanan dan produktivitas operasional. Pengembangan kompetensi sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Tidak ketinggalan, penguatan kapabilitas teknologi dan transformasi digital. Ekspansi bisnis akan dilakukan lewat peningkatan kapasitas hanggar. Segmen Defense & Government dan Industrial Solutions juga akan diperkuat. Selain itu, perusahaan mengincar pengembangan lini bisnis aerostructure manufacturing.
"Kuasi reorganisasi menjadi fondasi penting bagi transformasi GMFI menuju pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan fundamental operasional yang semakin kokoh dan arah bisnis yang semakin jelas, kami optimis dapat terus mengukuhkan posisi GMFI sebagai penyedia solusi MRO terintegrasi yang berdaya saing global," tutup Andi.
Secara sederhana, kuasi reorganisasi ini seperti "reset" keuangan. Perusahaan menghapus kerugian masa lalu yang membebani neraca, tanpa harus mengubah struktur kepemilikan atau meminta uang baru dari pemegang saham. Langkah ini biasanya dilakukan ketika perusahaan sudah menunjukkan kemampuan menghasilkan laba secara konsisten, seperti yang dilakukan GMFI sejak 2023. Dengan neraca yang lebih bersih, perusahaan memiliki fleksibilitas lebih besar untuk berinvestasi dan berkembang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
BEI Coret Saham BUMN dan Konglomerat dari Empat Indeks Utama
IHSG hanya terkoreksi tipis di tengah tekanan bursa Asia
BEI Minta Investor Tak Panik Usai Gubernur BI Mundur
Satgas PASTI Blokir Snapboost, Aplikasi Tipu-Tipu Click to Earn
Laba BCA Tembus Rp29,5 Triliun di Semester I 2026
IHSG Ditutup Merah, Ambrol 30,8% dalam Enam Bulan
