Harga Pertamax Naik, Purbaya: Beberapa Konsumen Pindah
Gambar atau konten salah?
Purbaya Yudhi Sadewa menjawab ajakan beralih dari Pertamax ke Pertalite di media sosial setelah Pertamax naik menjadi Rp 16.250 per liter. Ia menegaskan bahwa beberapa persen konsumen pasti akan beralih setelah penyesuaian harga, namun ia belum menghitung potensi tambahan beban anggaran subsidi BBM.
“Kita nggak hitung (potensi tambahan beban anggaran subsidi), tetapi begini, pasti ada berapa persen yang pindah. Cuma kan harusnya nggak semuanya pindah,” ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (11 September 2026). Ia menambahkan, “Kenapa? Karena kan yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk Pertamax.”
Purbaya optimistis tidak semua pengguna Pertamax akan beralih ke Pertalite. Dengan demikian, ia berharap dampak ke anggaran subsidi BBM tidak terlalu signifikan.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku telah mewaspadai potensi peralihan konsumen dari Pertamax ke Pertalite. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengawasan akan diperkuat terhadap distribusi dan penyaluran BBM bersubsidi.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa salah satu instrumen yang saat ini digunakan adalah sistem QR Code dalam pembelian BBM subsidi. Ia menyatakan, “Antisipasi, mitigasi pasti dilakukan. Misalnya saat ini untuk akses BBM subsidi kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin banyak juga oknum-oknum yang mengakali ini, namun pemerintah, Menteri ESDM sudah meminta untuk Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di bawah.”
Dengan kebijakan harga yang baru, pemerintah menyiapkan mekanisme pengawasan tambahan untuk mencegah penyalahgunaan subsidi. Sementara itu, Purbaya menekankan bahwa tidak semua konsumen akan beralih, sehingga beban anggaran subsidi BBM diperkirakan tidak akan meningkat drastis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Pertamina Naikkan Harga BBM Non-Subsidi Hingga 16.250/ Liter
BPK: Lima ASN Ditangkap KPK Terkait Suap Pemerintah Daerah
Pemerintah & Komisi XI Sepakati Kerangka Fiskal 2027 RAPBN
Goodyear Minta Perpanjang SNI Hingga 1 Jan 2027 di Jerman
Goodyear Minta Perpanjangan SNI Hingga Januari 2027
Pemerintah Naik Batas Bawah Pendapatan Negara 12,01% PDB 2027
Berita Terbaru
Volkswagen Kritik Larangan ICE, Sarankan Pilihan Konsumen
Manchester United Jual Onana Tanpa Tawaran Gaji Tinggi
Harga Pertamax Naik, Purbaya: Beberapa Konsumen Pindah
Kemacetan Meningkat di Kelurahan Kapal Mengwi Saat Galungan
BMKG Prediksi Puncak Kemarau Agustus 2026 di 48,8% Wilayah
Kemenkes Luncurkan Cek Hati Gratis untuk Deteksi Fatty Liver
Mbappe Tanpa Gol di Persiapan Piala Dunia 2026, Top Skor LaLiga
UIN Sunan Kalijaga Buka Jalur Mandiri 202 Mar–19 Jun
