Hari Buda Pon Sungsang: Panduan Keberuntungan Kegiatan Adat
Gambar atau konten salah?
Buda Pon Sungsang, 10 Juni 2026, merupakan salah satu hari dalam kalender Bali yang dipertimbangkan khusus oleh masyarakat Hindu di pulau ini. Hari ini dikenal dengan istilah ala ayuning dewasa, yang menunjukkan apakah suatu waktu dianggap baik atau tidak untuk melaksanakan kegiatan adat dan ritual.
Istilah ala ayuning dewasa berasal dari perhitungan khusus dalam kalender Bali. Setiap hari diberi nilai “Alahing dewasa” yang menunjukkan tingkat keberuntungan. Nilai ini membantu orang menentukan apakah hari itu cocok untuk memulai proyek, melakukan upacara, atau melakukan kegiatan lain yang memiliki makna spiritual.
Berikut rincian aktivitas yang dianggap baik atau tidak pada Buda Pon Sungsang:
- Banyu Urug – Baik untuk membuat bendungan, tidak baik untuk membuat sumur. (Alahing dewasa 3)
- Carik Walangati – Tidak baik untuk pernikahan/wiwaha, atiwa‑tiwa/ngaben, dan pembangunan rumah. (Alahing dewasa 3)
- Catur Laba – Baik untuk bepergian ke arah utara, upacara Manusa Yadnya, dan Pitra Yadnya. (Alahing dewasa 4)
- Kala Lutung Magelut – Baik untuk membuat/meramu obat‑obatan, mencampur sadek (makanan jangkrik), memulai sawuh, dan melakukan tapa brata; tidak baik untuk berburu. (Alahing dewasa 3)
- Kala Pati – Baik untuk membuat jerat dan memasangnya, serta pembuat pengrusak; tidak baik untuk semua upacara dan pekerjaan lain. (Alahing dewasa 3)
- Kala Rumpuh – Tidak baik untuk pindah rumah, memulai ternak ayam, itik, sapi, kerbau, kambing, atau babi. (Alahing dewasa 3)
- Salah Wadi – Tidak baik untuk Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut, dll.) dan Pitra Yadnya (penguburan, atiwa‑tiwa/ngaben, nyekah, ngasti, dll.). (Alahing dewasa 3)
- Sampi Gumarang Turun – Baik untuk menanam padi, jagung, dan membangun rumah. (Alahing dewasa 4)
- Titibuwuk – Baik untuk menghilangkan penyakit melalui guna‑guna dan sejenisnya; tidak baik untuk memulai pekerjaan penting, bepergian, atau membuat tangga/banggul. (Alahing dewasa 3)
- Pararasan: Laku Bulan, Pancasuda: Bumi Kepetak, Ekajalaresi: Bagna Mapasah, Pratiti: Upadana – (iws/iws)
Informasi lengkap mengenai perhitungan hari ini dapat diakses melalui kalenderbali.org. Hari Buda Pon Sungsang menegaskan pentingnya mengikuti panduan tradisional dalam menentukan waktu yang tepat untuk kegiatan budaya dan spiritual di Bali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Soma Kliwon Kuningan: Hari Ini Tidak Baik untuk Upacara Ngaben
Jadwal Shalat Denpasar 22 Juni 2025: Subuh Pukul 05:10
Iran Tutup Selat Hormuz, Serang Balik Israel di Lebanon
Empat Kebiasaan Sepele Ini Diam-diam Merusak Jantung
Iran dan AS Bertemu di Bern, Qatar-Pakistan Jadi Mediator
Marquez Kampi di Brno, Ogura dan Bagnaia Terkalahkan
Berita Terbaru
Soma Kliwon Kuningan: Hari Ini Tidak Baik untuk Upacara Ngaben
Jadwal Shalat Denpasar 22 Juni 2025: Subuh Pukul 05:10
Oceanman 2026 di Bali Ditutup, 27 Negara Ikut Bertanding
Spanyol Hancurkan Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
Iran Tutup Selat Hormuz, Serang Balik Israel di Lebanon
297 Tim Finali LTS Greater Jakarta 2026, 2.477 Laga Usai
Empat Kebiasaan Sepele Ini Diam-diam Merusak Jantung
442 Jemaah Haji Kloter 14 Tiba di Palembang, 200 Lebih Berisiko Tinggi
Iran dan AS Bertemu di Bern, Qatar-Pakistan Jadi Mediator
