297 Tim Finali LTS Greater Jakarta 2026, 2.477 Laga Usai

Mira T. · 4 min baca · 3 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
297 Tim Finali LTS Greater Jakarta 2026, 2.477 Laga Usai

Gambar atau konten salah?

Empat pertandingan final di berbagai kelompok usia menutup rangkaian kompetisi Liga TopSkor (LTS) Greater Jakarta musim 2026. Laga-laga penentu ini berlangsung di Lapangan GSport Jagorowi Soccer Arena, yang berada di wilayah Kabupaten Bogor, pada hari Minggu, 21 Juni 2026.

Kompetisi ini sudah berjalan sejak 11 Januari 2026. Total ada 297 tim yang ambil bagian. Meskipun namanya LTS Greater Jakarta, peserta yang datang ternyata tidak hanya dari Jakarta dan sekitarnya. Mereka juga berasal dari berbagai kota seperti Bandung, Cianjur, Karawang, Purwakarta, Sukabumi, hingga Serang. Format kompetisi menggunakan sistem liga yang berlangsung selama enam bulan. Setiap tim yang ikut kemudian dibagi ke dalam dua tingkatan berbeda, yaitu LTS 1 sebagai tier pertama dan LTS 2 sebagai tier kedua.

Berdasarkan data yang sudah diverifikasi, LTS Greater Jakarta 2026 diikuti oleh 7.412 pemain. Jumlah ofisial yang terlibat mencapai 1.233 orang. Total pertandingan yang sudah dimainkan di LTS Greater Jakarta musim 2026, termasuk empat laga final pada 21 Juni, mencapai angka 2.477 pertandingan. Angka ini mencakup seluruh kelompok usia yang dipertandingkan. Untuk kelompok U-10 ada 189 pertandingan, U-11 sebanyak 217 pertandingan, U-12 dengan 412 pertandingan, U-13 sebanyak 354 pertandingan, U-14 dengan 379 pertandingan, U-15 sebanyak 354 pertandingan, U-16 dengan 321 pertandingan, dan U-17 sebanyak 251 pertandingan.

Dengan jumlah peserta dan pemain yang begitu besar, LTS Greater Jakarta 2026 menjadi regional LTS terbesar di seluruh Indonesia. Di luar Jakarta, LTS juga menjalankan kompetisi musim 2026 secara paralel di 32 kota lainnya. Tim-tim yang menjadi juara dari masing-masing kota ini nantinya akan bertanding di level nasional. Putaran nasional Liga TopSkor akan digelar di Bogor. Jadwalnya untuk kategori U-14 dan U-16 adalah 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Sementara untuk kategori U-10 dan U-12 akan berlangsung pada 5 hingga 9 Agustus 2026.

Direktur LTS, Yusuf Kurniawan, mengatakan bahwa kompetisi ini bukanlah acara kecil. Menurutnya, ini adalah kompetisi yang sangat panjang dan ia senang bisa sampai di titik akhir penyelenggaraan. Ia menjelaskan bahwa perjalanan ini merupakan bagian dari komitmen LTS yang sudah berdiri sejak 2011. Ia juga menyebut banyak alumni LTS yang dulu memulai proses seperti anak-anak yang kini bermain di lapangan. Mereka tumbuh, berkembang, dan akhirnya mampu mencapai level profesional.

Yusuf Kurniawan juga menjelaskan bahwa putaran nasional akan mempertemukan para juara dan tim hasil seleksi terbaik dari 33 kota. Mereka akan tampil memperebutkan gelar juara nasional. Kategori usia yang dipertandingkan di putaran nasional adalah U-10, U-12, U-14, dan U-16. Ia sengaja memilih kelompok usia genap karena tidak ingin berbenturan dengan kompetisi Suratin. Kompetisi Suratin mempertandingkan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17. Putaran nasional akan berlangsung di wilayah Bogor. Untuk kategori U-14 dan U-16 dijadwalkan pada 27 Juli hingga 2 Agustus. Kategori U-10 dan U-12 baru akan dimainkan pada 5 hingga 9 Agustus. Ia mengatakan kategori U-10 dan U-12 sengaja dimainkan belakangan karena pada pertengahan Juli ada turnamen Piala Presiden untuk kelompok usia tersebut. LTS tidak ingin berbenturan dan justru ingin menjadi bagian dari sistem kompetisi yang dibangun oleh federasi.

Setiap tahun, LTS konsisten melahirkan pemain-pemain potensial. Banyak dari mereka yang kemudian mendapat panggilan ke Timnas Indonesia kelompok usia. Kompetisi ini bisa dibilang menjadi garda terdepan yang diandalkan pemandu bakat untuk mencari pemain-pemain muda berbakat. Beberapa pemain Timnas Indonesia kelompok usia hadir dalam kesempatan ini. Mereka adalah Muhammad Alfharezzi Buffon, Dafa Al Gasemi, dan Al Gazani Dwi Sugandi. Para pemain ini sebelumnya juga ditempa di kompetisi LTS.

Buffon menilai LTS sangat bagus sebagai wadah bagi pemain muda untuk berkembang. Ia mengatakan kualitas LTS sangat baik dalam pembinaan pemain usia muda. Menurutnya, ini sangat baik untuk jenjang karier pemain ke depan. Al Gazani mengatakan ia senang melihat kegiatan seperti ini. Menurutnya, pemain muda membutuhkan banyak pengalaman bertanding. Apalagi di LTS mereka bermain hampir setiap minggu. Ia menilai itu sangat baik untuk proses perkembangan mereka. Dafa mengatakan kompetisi ini sangat bagus untuk pemain-pemain muda. Ia sendiri bisa bermain di tim nasional salah satunya karena pernah berproses dan bermain di LTS. Ia menegaskan kompetisi ini sangat membantu perkembangan pemain muda Indonesia.

Berikut adalah hasil akhir dari pertandingan final LTS Greater Jakarta 2026:

  • U-13: Perebutan tempat 3-4 dimenangkan ASSA BAFO yang menang adu penalti 4-3 atas Young Warrior setelah skor 0-0. Final dimenangkan ASIOP yang mengalahkan Binna Banua dengan skor 1-0.
  • U-14: Perebutan tempat 3-4 dimenangkan ASIOP dengan skor telak 5-0 atas Diklat ISAF. Final dimenangkan Jakarta Academy Soccer yang menang adu penalti 4-2 atas Binna Banua setelah skor 1-1.
  • U-15: Perebutan tempat 3-4 dimenangkan Tajimalela Biru yang menang adu penalti 5-3 atas ASIOP setelah skor 1-1. Final dimenangkan ASIANA dengan skor 3-0 atas Binna Banua.
  • U-16: Perebutan tempat 3-4 dimenangkan Bimba yang mengalahkan Serang City dengan skor 2-0. Final dimenangkan Farmel dengan skor 3-1 atas Binna Banua.

Kompetisi LTS Greater Jakarta 2026 menjadi bukti bahwa ekosistem pembinaan usia muda di Indonesia terus berjalan. Ribuan pertandingan yang dimainkan selama enam bulan memberikan pengalaman berharga bagi para pemain muda. Kehadiran para pemain Timnas Indonesia yang merupakan alumni LTS menunjukkan bahwa kompetisi ini memang menjadi salah satu jalur penting bagi lahirnya pemain-pemain berbangsa di masa depan.

Liga TopSkorGreater Jakarta2026finalkelompok usiaBogor

Komentar

Memuat komentar...