Hotspot Sumsel Diprediksi Bertambah Akibat Curah Hujan Berkurang

Sinta R. · 2 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Hotspot Sumsel Diprediksi Bertambah Akibat Curah Hujan Berkurang

Gambar atau konten salah?

BMKG memperkirakan curah hujan di Sumatera Selatan akan berkurang dalam sepekan ke depan. Akibatnya, jumlah titik panas atau hotspot diperkirakan meningkat, begitu pula risiko kebakaran hutan dan lahan.

Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Siswanto, menjelaskan bahwa pada periode 14 hingga 21 Juli 2026, atmosfer Sumsel masih didominasi angin timuran atau Monsun Australia. Angin ini membuat cuaca cenderung cerah hingga berawan.

"Pengaruh monsun Australia masih kuat. Secara keseluruhan, cuaca di wilayah Sumsel pada periode satu minggu ke depan diprakirakan cerah berawan dengan potensi hujan intensitas ringan di beberapa wilayah," kata Siswanto pada Senin, 13 Juli 2026.

Berdasarkan pemantauan BMKG, pada 12 Juli 2026 terdeteksi 81 hotspot dengan tingkat kepercayaan sedang dan 17 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi di Sumsel. Siswanto mengatakan, dengan minimnya hujan dalam beberapa hari ke depan, jumlah hotspot diperkirakan tetap tinggi dan bahkan bisa bertambah.

"Diperkirakan dengan menurunnya potensi hujan akan menyebabkan jumlah hotspot cenderung konsisten dan bertambah," ujarnya.

Suhu udara di Sumsel selama periode tersebut berkisar antara 24 hingga 34 derajat Celsius. Meski begitu, hujan ringan masih mungkin terjadi di sejumlah daerah.

Pada 14 hingga 16 Juli 2026, hujan ringan diprakirakan turun di Lahat, Pagar Alam, Muara Enim, OKU Selatan, Musi Rawas Utara, dan Musi Rawas. Kemudian pada 17 hingga 21 Juli 2026, potensi hujan ringan diprakirakan terjadi di Muratara, Muba, Muara Enim, PALI, Prabumulih, dan Banyuasin.

Kondisi cuaca kering yang dipicu Monsun Australia membuat Sumsel rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan. Meski ada potensi hujan ringan di beberapa wilayah, secara keseluruhan ancaman hotspot masih tinggi dalam sepekan ke depan.

curah hujan berkuranghotspotkebakaran hutan dan lahanMonsun Australiacuaca cerah berawanSumatera SelatanBMKG

Komentar

Memuat komentar...