HUT ke-65 Jokowi di Solo, Warga Antre Salaman Sejak Subuh

Eko P. · 3 min baca · 4 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
HUT ke-65 Jokowi di Solo, Warga Antre Salaman Sejak Subuh

Gambar atau konten salah?

Hari ini, tepat pada tanggal 21 Juni 2025, Presiden Joko Widodo merayakan ulang tahunnya yang ke-65. Di kediamannya yang berada di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo, suasana pagi hari sudah dipenuhi oleh warga masyarakat yang dengan sabar mengantre sejak subuh. Mereka datang bukan hanya untuk sekadar melihat, melainkan untuk menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada presiden yang akrab disapa Jokowi ini.

Di depan rumah, pemandangan yang langsung menyita perhatian adalah deretan karangan bunga yang berjejer rapi. Tak hanya itu, bunga anggrek berwarna-warni juga turut menghiasi halaman. Beberapa warga yang hadir bahkan membawa tumpeng, simbol syukur yang kemudian dibagikan kepada siapa saja yang kebetulan lewat atau ikut meramaikan acara. Semua ini menunjukkan betapa dekatnya hubungan Jokowi dengan masyarakat kotanya.

Berbicara tentang Jokowi, namanya memang tidak bisa dipisahkan dari Solo. Kota yang dijuluki sebagai Bengawan ini memiliki tempat khusus di hatinya, terutama dalam urusan kuliner. Dalam sebuah unggahan di kanal YouTube pribadinya yang bertajuk #JKWKULINER pada 7 Agustus 2019, Jokowi secara gamblang membagikan tiga makanan tradisional yang menjadi favoritnya. Bukan sekadar makanan biasa, ketiga hidangan ini sudah menjadi semacam comfort food yang selalu dirindukan oleh dirinya dan seluruh anggota keluarga.

Ayam Goreng Mbah Karto Tembel menjadi pilihan pertama yang disebutkan. Tempat makan ini berlokasi di Jalan Jaksa Agung Raya Suprapto Nomor 8, tepatnya di kawasan Gabusan, Jombor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo. Pemiliknya, Sri Sukarni, yang merupakan generasi kedua penerus usaha Mbah Karto, menceritakan bahwa Jokowi sudah menjadi pelanggan tetap sejak lama. Bahkan, jauh sebelum beliau menjabat sebagai presiden, keluarga mereka sudah sering mampir ke warung ini.

Sri menjelaskan soal keistimewaan ayam goreng buatannya. "Di sini fresh! Semuanya dimasak langsung. Tidak pernah kami masukkan ke kulkas," ujarnya dengan tegas. Proses memasaknya pun terbilang unik. Ayam terlebih dahulu dimasak dengan santan selama satu setengah jam, baru setelah itu digoreng hingga matang sempurna. Hasilnya, ayam goreng yang disajikan dengan sambal blondo ini berhasil membuat lidah Jokowi dan keluarganya ketagihan. Bahkan, sang cucu, Jan Ethes, berkali-kali menyebut bahwa ayam goreng Mbah Karto ini adalah makanan favoritnya. Untuk satu potong ayam goreng, pengunjung cukup merogoh kocek sebesar Rp 23 ribu. Sementara itu, jika ingin membeli satu ekor utuh, harganya dipatok Rp 110 ribu.

Soto Gading menjadi pilihan kedua yang tak kalah istimewa. Warung soto ini beralamat di Jalan Brigjen Sudiarto Nomor 75. Racikannya terbilang sederhana. Soto berkuah bening dengan isian suun, suwiran daging ayam, lalu ditaburi bawang merah goreng dan seledri. Penyajiannya bisa dipilih, mau dicampur dengan nasi atau dipisah. Di atas meja, tersedia beragam lauk pelengkap seperti perkedel, tempe bacem, sate usus, paru goreng, sate telur puyuh, sosis solo, babat, dan masih banyak lagi.

Pemiliknya, Pak Toni, mengaku bahwa Jokowi adalah pelanggan yang paling istimewa. Ia bahkan secara khusus mengucapkan terima kasih karena kedatangan presiden membuat warung sotonya menjadi semakin ramai dikunjungi. Untuk seporsi soto tanpa nasi, harganya Rp 13 ribu. Jika ingin nasi soto campur, harganya sama, yakni Rp 13 ribu. Sementara itu, untuk porsi nasi soto yang dipisah, pengunjung perlu membayar Rp 19 ribu. Aneka sate dan pelengkap lainnya dibanderol mulai dari Rp 6 ribu.

Soto Triwindu melengkapi daftar favorit Jokowi. Kedai soto ini sudah ada sejak tahun 1939 dan beralamat di Jalan Teuku Umar, Keprabon, Kecamatan Banjarsari. Ciri khasnya terletak pada irisan daging sapi yang disajikan dengan kuah bening yang sedikit kecokelatan. Pelengkapnya berupa taburan tauge dan bawang goreng. Harga seporsi soto di sini dimulai dari Rp 18 ribu.

Pemiliknya, Murwani, menjelaskan bahwa nama Triwindu diambil karena lokasi kedainya yang berada di area Pasar Triwindu. Ia juga mengungkapkan menu favorit Jokowi. "Bapak itu, kesukaannya lauknya tempe daun, garing itu. Terus biasanya lidah goreng, sama paru goreng. Bapak itu luar biasa!" beber Murwani dengan antusias.

Ketiga tempat makan ini bukan sekadar warung biasa. Mereka adalah saksi bisu dari perjalanan seorang presiden yang tetap setia pada akar budaya dan selera kulinernya. Dari ayam goreng yang dimasak dengan santan, soto bening dengan aneka pelengkap, hingga soto khas pasar yang sudah berusia puluhan tahun, semuanya mencerminkan bahwa Jokowi adalah sosok yang sederhana dan tidak pernah melupakan kampung halamannya.

Jokowiulang tahunSolokulinerayam gorengsotoMbah Karto

Komentar

Memuat komentar...