IHSG Terjun Bebas, Jauhi Level 6.000 di Awal Perdagangan
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terpuruk begitu perdagangan dibuka pada Selasa pagi, 13 Oktober 2026. Indeks utama bursa saham Indonesia ini makin menjauh dari level psikologis 6.000 dan justru semakin dalam ke zona merah.
Berdasarkan data perdagangan RTI, IHSG dibuka tepat di angka 5.914,98. Namun tak berselang lama, indeks terus merosot dan sempat menyentuh titik terendahnya di level 5.880,85. Sampai pukul 09.05 WIB, posisi IHSG berada di 5.901,82, atau melemah sekitar 34,32 poin. Itu berarti penurunan mencapai 0,58% dalam sehari.
Suasana pasar pagi ini memang didominasi tekanan jual. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 328 saham tercatat memerah. Hanya 186 saham yang masih mampu bertahan di zona hijau, sementara 184 saham lainnya tak bergerak alias stagnan.
Aktivitas perdagangan sendiri terbilang ramai. Volume saham yang berpindah tangan mencapai 2,57 miliar lembar dengan nilai transaksi Rp 806,8 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 118.350 kali dalam periode tersebut.
Pelemahan IHSG ini sejalan dengan kondisi pasar yang tengah berhati-hati. Tekanan jual yang lebih besar dibanding aksi beli membuat indeks sulit bangkit dari keterpurukannya. Para pelaku pasar tampaknya masih menunggu momentum sebelum kembali melakukan akumulasi saham.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Maybank Indonesia Luncurkan Fast Remittance di M2U ID Bersama NIUM
BGN Ungkap Aturan MBG saat Sekolah Terapkan PJJ
HIPMI Minta Masyarakat Tak Panik Saat IHSG Anjlok
BEI Tetapkan 19 Saham Baru dalam Kategori HSC
MSCI Putuskan Tinjauan Indeks November 2026, Indonesia Masih Emerging Market
IHSG Menguat 0,29% ke 5.943, BBCA Topang Kenaikan
