Indonesia Gelar Wisata Kebugaran, Tarik Turis Berkualitas
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Indonesia kini mengubah strategi pariwisata dengan menargetkan pasar yang lebih luas. Fokus utama adalah menarik wisatawan berkualitas melalui wisata kebugaran, sehingga mereka tinggal lebih lama dan menghabiskan lebih banyak uang.
Menurut Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa pada 08 Juni 2026, "Wisatawan saat ini tidak hanya mencari destinasi untuk dikunjungi, tetapi juga merasakan pengalaman yang bermanfaat bagi kesehatan fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual," ia katakan.
Wisata kebugaran adalah salah satu jenis pariwisata yang tumbuh paling cepat dan paling tangguh. Di dunia, Global Wellness Institute mencatat nilai ekonomi industri ini telah mencapai 6,8 triliun dolar AS dan diproyeksikan meningkat menjadi 9,8 triliun dolar AS pada tahun 2029.
Perubahan perilaku wisatawan pascapandemi COVID‑19 turut memperkuat tren ini. Banyak pelancong sekarang mencari pengalaman hidup yang lebih sehat dan berkualitas, serta perjalanan yang menekankan pemulihan diri atau healing, terutama di kalangan generasi muda.
Indonesia sudah dikenal memiliki produk dan layanan kebugaran yang dianggap salah satu terbaik di dunia. Negara ini juga merupakan rumah bagi beragam praktik wisata kebugaran, mulai dari yoga, meditasi, hingga terapi tradisional.
Dengan memanfaatkan potensi ini, pemerintah berharap dapat menumbuhkan industri pariwisata yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Telkom Indonesia Ganti Komisaris, Tambah 4 Independen
Ular Hijau Ahaetulla Tiba di Gudang, Dipindahkan ke Mako
Baliho Raja Solo di Klaten Menimbulkan Kontroversi
Toprak Razgatlioglu: Yamaha Butuh Perbaikan Akselerasi di Hungaria
Kebiasaan Blind Box Berisiko Menurunkan Kesehatan Mental Risiko
Kemendag Tetapkan Satu Pintu Ekspor SDA melalui PT DSI
