IP Lokal Indonesia Menjadi Tambang Baru Ekonomi Kreatif

Yanto K. · 2 min baca · 1 jam lalu · 26 dibaca
Bisik.id
IP Lokal Indonesia Menjadi Tambang Baru Ekonomi Kreatif

Gambar atau konten salah?

Indonesia memiliki potensi besar di bidang industri kreatif. Dengan budaya yang kaya, cerita yang sarat kearifan lokal, dan talenta muda yang terus berkembang, negara ini dipandang sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kreatif di kawasan Asia.

Menurut Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, bisnis berbasis kekayaan intelektual atau IP dapat dianggap sebagai “tambang baru” yang menawarkan peluang ekonomi yang signifikan di masa depan.

“Jadi ini bisnis IP, makanya IP bisnis ini juga dibilang bahwa The New Mining, jadi tambang baru,” kata Riefky. Ia mencontohkan IP global seperti Gundam dan Pokemon yang telah menghasilkan pendapatan besar selama puluhan tahun. Nilai ekonomi Pokemon pada 2025 bahkan mencapai sekitar Rp2.500 triliun dari satu IP.

IP Gundam dalam 47 tahun menghasilkan sekitar 26 billion US Dollar atau sekitar Rp460 triliun. Sedangkan IP Pokemon dalam 30 tahun menghasilkan 92 billion US Dollar, sekitar Rp1.600 triliun.

Riefky menegaskan bahwa untuk mencapai skala serupa, kolaborasi antara pelaku industri, komunitas kreatif, dan pemanfaatan teknologi menjadi kunci. “Kalau kita kelola dengan benar, ini yang kita sedang dorong adalah apakah itu IP karakter yang munculnya dari video games, apakah dari merchandise, apakah nanti digunakan untuk trading cards, komik, box office film, home entertainment, buku, musik, atau video klip,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa kreator IP lokal saat ini memiliki posisi strategis yang dapat disejajarkan dengan sektor tambang. “Ini akan jadi bisnis yang juga enggak kalah besar dari bisnis tambang. Indonesia memiliki talenta kreatif, kekayaan budaya, dan potensi ekonomi kreatif yang sangat besar. Pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional, membuka akses yang lebih luas bagi para kreator, serta menciptakan peluang baru agar karya-karya Indonesia dapat dikenal di tingkat global,” tutupnya.

Dengan pendekatan kolaboratif dan dukungan teknologi, Indonesia berpotensi mengubah karya kreatif lokal menjadi sumber pendapatan yang signifikan, sebanding dengan industri tambang tradisional. Kekuatan budaya dan inovasi muda menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi tersebut, membuka peluang bagi para kreator untuk menembus pasar internasional dan memperluas jangkauan ekonomi kreatif nasional.

industri kreatifIPtalenta kreatifkolaborasi industriteknologibudaya Indonesiapasar internasional

Komentar

Memuat komentar...