ITB Luncurkan Program Magister Kecerdasan Sistem Era 5.0
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Institut Teknologi Bandung (ITB) baru saja meluncurkan program studi magister baru, Magister Kecerdasan Sistem (Systems Intelligence). Program ini dirancang untuk menanggapi perubahan global menuju era Industri 5.0 dan Society 5.0.
“Program ini hadir sebagai terobosan pendidikan interdisipliner yang mengintegrasikan teknologi mutakhir dengan nilai-nilai kemanusiaan,” kata Wakil Dekan Sumber Daya SPITM ITB, Dr Eng Ir Mirzam Abdurrachman dalam laman resmi ITB, dikutip Senin, 13 April 2026.
Menurut Dr Mirzam, Magister Kecerdasan Sistem bertujuan membantu mahasiswa memahami konteks situasional, membuat keputusan bijak, dan merancang solusi adaptif untuk masalah kompleks di masyarakat. Program ini menelurkan berbagai bidang, mulai dari Artificial Intelligence, Internet of Things (IoT), sistem cerdas, transportasi, hingga perencanaan wilayah yang terhubung secara sistemik.
Pengembangan kurikulum melibatkan sinergi banyak fakultas dan sekolah di ITB, antara lain:
- Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
- Fakultas Teknologi Industri (FTI)
- Sekolah Arsitektur, Perencanaan, dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
- Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
- Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
- Fakultas Teknologi Mesin dan Dirgantara (FTMD)
- Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
Mahasiswa akan memperoleh kombinasi keahlian teknis dan manajerial. Di satu sisi, mereka belajar Deep Learning dan Digital Twin; di sisi lain, mereka mengembangkan kemampuan strategis seperti Design Thinking, Digital Leadership, dan pemahaman budaya digital.
Program ini dapat ditempuh dalam 3–4 semester dengan total 42–48 SKS. Mahasiswa dapat memilih jalur perkuliahan tradisional atau berbasis riset.
Pendaftaran telah dibuka melalui portal seleksi pascasarjana ITB. Program ini terbuka bagi:
- Profesional lintas sektor
- Praktisi pemerintahan
- Lulusan sarjana bidang teknik, sains, maupun manajemen
Calon mahasiswa harus membuat akun di https://www.admission.itb.ac.id/. Setelah itu, mereka akan melewati proses seleksi administratif, penilaian substantif, serta verifikasi standar akademik dan bahasa. Jika berhasil, mereka akan menerima Letter of Acceptance (LoA).
Dengan pendekatan interdisipliner dan kerjasama fakultas, program ini menempatkan ITB sebagai pelopor pendidikan yang menyiapkan lulusan siap menghadapi tantangan teknologi dan sosial di era Industri 5.0.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
Strip Tes Minyak Babi: Alat Praktis Deteksi Halal Rutin
Alumni Teknik ITB 2025: Penghasilan Rp 10 Miliar Tertinggi
Kampus Bisa Punya SPPG: Solusi Gizi Nasional, Tak Wajib!
Komisi X Fokus Kesejahteraan Dosen PTS, Dukung Anggaran
Mendiktisaintek Hapus Persyaratan 20 JP untuk Tunjangan Dosen
Berita Terbaru
Pelantikan DPW IAEI Jambi, Gubernur Tekankan Ekonomi Syariah
Bayi Ditemukan Telantar di Sungai Cibinong, Cibogo
Vlahovic Lepas dari Juventus, Cari Klub Baru Luar Italia
Raymond-Indra dan Nikolaus-Joaquin Kalah, Fokus Tampil
BMKG: Hujan Ringan di Way Kanan, Lampung Sore Hari
Zamzam: Air Suci Terus Mengalir Meski Dipompa 24 Jam
Tanggal 04 Juni 2026 Dapat Dihitung 18 Dzulhijjah 1447 H
Terowongan Tijuana‑Otay, 1.000 kg Kokain Ditangkap Besar
Gejala Kulit Leukemia: Memar, Benjolan, Infeksi, dan Lainnya
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
