Jakarta WFH Setiap Jumat: ASN Tetap Dipantau 24/7

Lia N. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Jakarta WFH Setiap Jumat: ASN Tetap Dipantau 24/7

Gambar atau konten salah?

Setiap hari Jumat, aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta dapat bekerja dari rumah, namun kebijakan ini tidak berarti hari tersebut menjadi libur. Work from home (WFH) setiap Jumat bukanlah libur, melainkan bagian dari transformasi budaya kerja yang lebih adaptif dan efisien, ungkap akun resmi @bakom.ri di Instagram pada 05 April 2026.

Meski berada di rumah, ASN tetap dipantau ketat. Pemerintah menegaskan bahwa kinerja harus tetap terjaga dengan dukungan teknologi. Setiap ASN wajib mengaktifkan perangkat komunikasi selama jam kerja dan harus merespons panggilan atau pesan dalam waktu tidak lebih dari lima menit. Pengawasan menggunakan teknologi geo‑location. Keberadaan ASN terpantau selama jam kerja. Kebijakan dievaluasi untuk efisiensi energi dan kinerja, jelas keterangan tersebut.

Dengan sistem ini, layanan publik tidak terganggu. Sektor-sektor strategis yang langsung melayani masyarakat tetap berjalan. Transformasi budaya kerja ini mendorong cara kerja yang lebih modern, tanpa mengurangi kualitas pelayanan, tambah pejabat.

Selain perubahan pola kerja, pemerintah mendorong efisiensi operasional instansi. Langkah-langkahnya meliputi pembatasan perjalanan dinas, optimalisasi rapat daring, pengurangan penggunaan kendaraan dinas, dan penggunaan energi perkantoran secara lebih bijak.

Secara keseluruhan, kebijakan WFH setiap Jumat bertujuan menyeimbangkan fleksibilitas kerja dengan tanggung jawab publik. Monitoring teknologi dan respons cepat menjadi kunci menjaga akuntabilitas ASN, sementara upaya efisiensi operasional menambah nilai tambah bagi pelayanan masyarakat.

WFH setiap JumatASN Jakartakebijakan kerja fleksibelmonitoring teknologiefisiensi energilayanan publikbudaya kerja adaptif

Komentar

Memuat komentar...