James F Sundah, Musisi Indonesia, Meninggal di New York
Gambar atau konten salah?
James F Sundah, musisi dan penulis lagu yang dikenal luas lewat karya monumentalnya Lilin‑Lilin Kecil, telah meninggal dunia di Amerika Serikat. Kabar duka ini diumumkan melalui akun Instagram pribadinya pada 08 Mei 2026.
Menurut informasi yang dibagikan keluarga, James menghembuskan napas terakhirnya di New York pada 07 Mei 2026 pukul 11:28 pagi waktu setempat. Di postingan tersebut, keluarga menyatakan: “James meninggal dunia dengan tenang di New York pada Kamis, 07 Mei 2026 pukul 11:28 pagi.” Pengumuman juga menegaskan bahwa James adalah sosok “suami, ayah, sahabat, dan penulis lagu Indonesia yang tercinta.”
Selain produktivitasnya di dunia musik, James juga pernah berjuang melawan penyakit kanker. Catatan medis yang menyertai kabar duka ini menunjukkan bahwa ia sempat menjalani perawatan kanker sebelum akhirnya meninggal. Dokumentasi video yang pernah dipublikasikan di media sosial menampilkan momen‑momen terakhirnya di luar negeri, menambah kesan damai pada kepergiannya.
Reaksi duka segera mengalir dari berbagai kalangan di industri hiburan Indonesia. Rian D’Masiv, kolom komentar di akun Instagramnya, menuliskan: “Turut berduka mba Lia.. Selamat jalan om james.” Sementara Ruth Sahanaya, diva Indonesia, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam: “Liaaaaaaa…Selamat jalan Kakak'ku, sahabatku @jamesfsundah.” Banyak akun media sosial lainnya juga mengirimkan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran.
James F Sundah bukan sekadar penulis lagu biasa. Ia memiliki pengaruh besar dan dedikasi tinggi hingga usia senja. Karya ikoniknya, Lilin‑Lilin Kecil, tetap menjadi warisan terbesarnya yang dinyanyikan lintas generasi. Menjelang usia 70 tahun, ia tetap aktif berkarya dengan merilis lagu baru, yang membawanya meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) karena rekor tertentu dalam karier musiknya. Selain “Lilin‑Lilin Kecil,” ia dikenal sebagai penulis lagu handal yang banyak menginspirasi musisi‑musisi muda di Indonesia.
Kepergian James F Sundah menandai akhir dari era musik yang telah ia bentuk selama lebih dari lima dekade. Ia meninggalkan warisan lagu-lagu yang masih menginspirasi, serta jejak dedikasi yang akan dikenang oleh generasi berikutnya. Keluarga, sahabat, dan para penggemar menutup hari ini dengan doa dan kenangan akan seorang maestro yang selalu menulis dengan hati.
Keberadaannya di dunia musik, baik di tanah air maupun di luar negeri, menunjukkan bahwa karya seni dapat melintasi batas waktu dan ruang. James F Sundah, dengan karya dan dedikasinya, telah memberi contoh bahwa musik tetap menjadi bahasa universal yang menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kendala Situs SPMB 2026 Orang Tua Kesulitan Akses Hasil
Banjir di Jakarta, Ribuan Penduduk Pindah ke Kawasan Tinggi
PKB Jabar Fest 14 Juni: DPAC Jawa Barat Di Arcamanik Youth
Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia Setelah IPO SpaceX
Satria Muda Kalah 79-82 vs Bogor Hornbills Semifinal IBL
Layang-Layang Menghambat Kereta Cepat Whoosh, KCIC Amankan 452
Berita Terbaru
Alfin Setyo Tunggal Pemaafkan Pelaku Pencuri Uang Toko
Indonesia vs Kamboja di Piala AFF U-19 2026, Sabtu 13 Juni
Cucurella Tegaskan Tidak Pindah Chelsea, Bahagia di London
Elon Musk Jadi Miliarder Pertama Dunia Setelah IPO SpaceX
OKU Kirim Paket Sembako ke Korban Kebakaran Pasar Baru
Indonesia Raih Final Ganda Putri Australian Open 2026
Jember Pimpin 6,35% Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I
