Jokowi Pensiun, Main Film Budaya Dayak dan Undangan Adat

Tika M. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 77 dibaca
Bisik.id
Jokowi Pensiun, Main Film Budaya Dayak dan Undangan Adat

Gambar atau konten salah?

Joko Widodo yang sudah pensiun dari jabatan presiden, menerima tawaran untuk berperan dalam film yang menampilkan budaya Dayak dan diundang ke acara adat pada bulan Agustus nanti.

Panglima Jilah, pemimpin Besar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR), bertemu dengan Presiden ke‑7 RI di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Ia mengungkapkan niatnya mengajak Jokowi bermain di film Dayak sebagai pemeran utama.

“Kami juga membawa Bapak Jokowi untuk bermain film Dayak. Respons beliau positif semuanya tentang budaya,” ujar Panglima Jilah. Ia menjelaskan bahwa film tersebut sedang dikerjakan secara kolosal.

Film itu akan mengangkat kisah Dayak di masa lampau, termasuk kolaborasi dengan Jawa dan Majapahit. “Filmnya menceritakan cerita‑cerita Dayak di masa lampau, bagaimana kolaborasi Dayak dengan Jawa, Majapahit,” tambahnya. Ia menegaskan bahwa Jokowi akan memegang peran utama.

“Eh pokoknya peran beliau peran utama, ya. Nanti akan kita buat sebaik mungkin,” jelas Panglima Jilah.

Selain itu, ia berencana mengundang Jokowi ke acara adat budaya pada bulan Agustus. “Kita silaturahmi dengan beliau mengenai adat budaya. Kita mengundang beliau untuk datang di acara adat budaya di bulan delapan,” ungkapnya.

Panglima Jilah menekankan pentingnya silaturahmi untuk membicarakan kebangsaan. “Silaturahmi tokoh itu penting untuk membicarakan supaya persoalan kebangsaan itu punya tempat untuk dibicarakan. Karena Bang Panglima ini tokoh yang sangat fenomenal, perlu mendapat tempat juga untuk menyampaikan banyak hal, supaya pemimpin kita juga mendapat informasi yang cukup, gitu,” pungkasnya.

Kesempatan ini menunjukkan terus berjalinnya hubungan antara pemimpin negara dan budaya lokal, sekaligus memperkuat narasi sejarah bersama.

Joko Widodofilm Dayakbudaya DayakPanglima JilahBesar Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule RajakngMajapahitacara adat Agustus

Komentar

Memuat komentar...