Kartini Challenge 2026: Esai & Video Pemberdayaan Perempuan
Gambar atau konten salah?
Surabaya menjadi panggung bagi semangat perjuangan R.A. Kartini yang hidup kembali lewat Kartini Challenge 2026. Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang bagi publik merespons isu perempuan Indonesia, mulai dari kesehatan ibu, akses pendidikan, hingga perlindungan sosial.
Melalui kompetisi ini, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) berharap lahir gagasan dan solusi yang relevan serta aplikatif, sejalan dengan upaya memperkuat peran perempuan menuju Indonesia Emas 2045.
Partisipasi terbuka bagi semua WNI, baik mahasiswa, ASN, akademisi, aktivis, komunitas, maupun masyarakat umum yang peduli pemberdayaan perempuan. Berikut kategori lomba yang dapat diikuti, lengkap dengan syarat pendaftaran dan mekanismenya, dirangkum dari Juknis Kartini Challenge 2026 KemenPPPA.
- Kompetisi Esai
Kompetisi esai mendorong peserta menelaah kondisi Kartini pada masanya—risiko kematian ibu, perkawinan usia anak, keterbatasan akses pendidikan bagi perempuan—yang masih relevan hingga kini. Peserta diharapkan menyajikan analisis dan rekomendasi berbasis perspektif gender.
Tema Umum: Pemberdayaan Perempuan dalam Sektor Kesehatan, Pendidikan, dan Ekonomi di Indonesia. Sub Tema: Kesehatan Ibu dan Dampak Perkawinan Usia Anak terhadap Hak dan Masa Depan Perempuan; Pendidikan Perempuan, Kepemimpinan, dan Pengalaman Akses Layanan Publik; Marginalisasi Perempuan dalam Isu Ekonomi.
Lingkup tulisan mencakup analisis berperspektif gender di lapangan, evaluasi implementasi program atau kebijakan terkait isu gender, serta refleksi pengalaman lapangan (lived experience) yang dilengkapi kerangka analisis dan rekomendasi.
Ketentuan Umum Naskah
- Naskah asli, belum pernah dipublikasikan atau diikutsertakan dalam lomba lain.
- Tidak menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence.
- Tidak mengandung unsur SARA, ujaran kebencian, maupun kepentingan politik praktis.
- Pengiriman melalui tautan: bit.ly/esaikartinikemenpppa2026.
Ketentuan Teknis Naskah
- Panjang naskah: 3.500-5.000 kata (tidak termasuk daftar pustaka).
- Format: Times New Roman 12 pt.
- Spasi: 1,5.
- Margin: 4-3-3-3 cm.
- Rata kanan-kiri (justify).
- Sistematika penulisan: Judul – Identitas Penulis (nama, institusi, email, nomor kontak) – Abstrak (200-250 kata) – Kata kunci (3-5 kata) – Pendahuluan – Kerangka Analisis/Tinjauan Konseptual – Pembahasan – Kesimpulan dan Rekomendasi – Daftar Pustaka. Kutipan, penggunaan data, dan referensi wajib mencantumkan sumber yang jelas.
Penilaian didasarkan pada tiga aspek utama: ketajaman analisis dan perspektif gender (40 %), relevansi isu dan solusi (35 %), serta orisinalitas dan kualitas penyajian (25 %).
- Kompetisi Video Pendek
Video pendek Kartini Challenge 2026 mengajak peserta membuat karya visual kreatif dan inspiratif. Format dapat berupa cerita singkat, konten edukatif, atau testimoni yang menggugah. Fokusnya tetap pada isu dan pengalaman perempuan.
Tema Video Pendek: Inspirasi Kartini; Edukasi dan Advokasi Isu Gender dan Pemberdayaan Perempuan.
Ketentuan Video
- Durasi: 1-3 menit.
- Format: MP4.
- Rasio: Vertikal (9:16).
- Resolusi minimal: 720p.
- Bahasa: Bahasa Indonesia (boleh disertai subtitle bila diperlukan).
- Video tidak bersifat komersial.
- Sertakan judul dan nama peserta pada video.
Mekanisme pengumpulan: unggah video ke Google Drive peserta. Pastikan pengaturan Google Drive video tidak privat (dibuat publik). Isi formulir pendaftaran melalui bit.ly/videokartinikemenpppa2026.
Penilaian mencakup orisinalitas dan relevansi karya dengan tema (25 %), kekuatan pesan dan kreativitas (40 %), serta kualitas penyajian visual, alur, dan penyampaian (35 %).
Esai maupun video pendek terpilih dapat dimanfaatkan penyelenggara untuk edukasi dan publikasi non-komersial. Setiap karya tetap mencantumkan nama pembuat sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas dan kontribusi peserta.
Hadiah Kartini Challenge 2026
- Uang tabungan (akan dipotong pajak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan).
- Produk dari berbagai sponsor/mitra.
- Sertifikat penghargaan resmi dari KemenPPPA.
- Kesempatan dipublikasikan dalam kanal komunikasi resmi KemenPPPA.
- Peserta yang memenuhi seluruh ketentuan administrasi, meskipun tidak terpilih, tetap mendapatkan sertifikat partisipasi.
Jadwal dan Batas Pengumpulan Karya
Peserta harus memperhatikan jadwal pelaksanaan. Semua karya harus dikumpulkan sesuai ketentuan agar masuk proses penilaian dewan juri.
Batas waktu pengumpulan esai dan video konten hingga 20 April 2026. Khusus lomba video konten untuk Dinas PPPA batas waktu pengumpulan hingga 25 April 2026 (irb/hil).
Dengan struktur kompetisi yang jelas, Kartini Challenge 2026 memberikan platform bagi masyarakat luas untuk menyuarakan gagasan dan solusi terkait pemberdayaan perempuan. Melalui esai dan video, peserta dapat mengekspresikan perspektif gender, menilai kebijakan, dan mengangkat pengalaman lapangan. KemenPPPA berharap hasil karya ini dapat menjadi bahan referensi bagi kebijakan publik dan edukasi, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Polrestabes Tutup Jalan Malam 1 Suro untuk Acara Silat
Presiden Megawati Kunjungi Blitar, 654 Personel Siap Amankan
Polres Lamongan Razia Knalpot Brong: 85 Kendaraan Ditilang
Pertamax Naik ke Rp 16.250 per Liter, Kenaikan Terhindarkan
Polisi Berhentikan Balap Liar Pasuruan, 3 Suspek Ditangkap
Tol Prosiwangi Target Operasional Akhir 2026 Sebelum Juli
Berita Terbaru
77 Ribu Siswa Belum Tertampung, Jabar Rencanakan Swasta
BOJ Naikkan Suku Bunga ke 1%: Tanda Awal Kenaikan 31 Tahun
Australia Menang 2-0 atas Turki di Piala Dunia 2026
Pemerintah Rilis Jadwal Vaksin COVID Tahap 4 Seluruh Wilayah
Polrestabes Tutup Jalan Malam 1 Suro untuk Acara Silat
Febriana-Meilysa Runner‑up Ganda Putri Australian Open 2026
IHSG Menguat, Dony Oskaria Tegaskan Kepercayaan Investor