Kegaduhan Alkohol di Bandara Bali, Tidak Ada Korban

Agus P. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Kegaduhan Alkohol di Bandara Bali, Tidak Ada Korban

Gambar atau konten salah?

J, seorang warga negara Australia, tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pada dini hari 16 April 2024. Setelah mendarat, ia mengonsumsi minuman beralkohol dan kemudian membuat kegaduhan di terminal kedatangan internasional. Warga bandara melaporkan bahwa J berteriak-teriak dan mengganggu ketertiban.

Keamanan bandara segera menahan J dan membawanya ke Polres Bandara. Sekitar pukul 08.30 Wita, petugas Satpol PP Badung menjemputnya untuk dibawa ke Kantor Satpol PP BKO Kuta. Komandan Regu Satpol PP Badung BKO Kuta, I Wayan Suantara, menyatakan bahwa J memang mengamuk karena pengaruh alkohol.

Selama pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda gangguan kejiwaan pada J. Ia mengakui bahwa ia mabuk setelah minum whisky dan tidak menyadari bahwa ia sedang membuat kegaduhan. Ia menyebut kondisi tersebut sebagai “lose control”.

Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban luka maupun kerusakan fasilitas. Hanya saja, J berteriak-teriak di lokasi tanpa menimbulkan kerusakan.

Menurut pengakuannya, J datang sendiri ke Bali. Ia mengatakan sedang mengalami masalah dengan istrinya di Australia, sehingga ia mencoba mengonsumsi minuman beralkohol sebagai cara mengatasi stres. Ia juga menyebut bahwa ia bukan peminum atau perokok biasa, namun karena masalah pribadi, ia memutuskan untuk minum whisky.

Setelah kejadian, J telah memesan kamar hotel di kawasan Uluwatu. Petugas Satpol PP wilayah Kuta kemudian mengantarnya ke lokasi hotel tersebut.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya pengawasan di bandara, terutama bagi penumpang yang mungkin mengalami ketidakstabilan emosional setelah perjalanan panjang.

Bandara Internasional Ngurah RaiJkegaduhanSatpol PP Badungwhiskypengawasan bandaraUluwatu

Komentar

Memuat komentar...