Kementerian Pendidikan Bagikan 24.000 Buku Gratis saat Mudik 2026
Gambar atau konten salah?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengadakan pembagian buku gratis dalam rangka menyambut mudik pada tanggal 16-17 Maret 2026. Kegiatan ini akan dilaksanakan di berbagai lokasi seperti stasiun, terminal, dan bandara. Acara yang diberi nama Mudik Asyik Baca Buku ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2023.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa jumlah buku yang dibagikan meningkat setiap tahun. Pada tahun 2025, sebanyak 20.000 buku dibagikan, dan pada tahun 2026 jumlahnya bertambah menjadi 24.000 buku. Sebagian besar buku yang disediakan adalah buku anak-anak yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca di kalangan anak-anak.
Abdul Mu'ti juga menyarankan agar orang tua mendampingi anak-anak yang belum bisa membaca. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kecerdasan serta minat belajar anak-anak di berbagai bidang.
Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi X DPR RI, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kebiasaan membaca. Ia menekankan bahwa literasi tidak hanya terjadi di dalam kelas atau di rumah, tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari.
Lokasi Mudik Asyik Baca Buku 2026: Kegiatan ini akan berlangsung pada 16-17 Maret 2026 dari pukul 09.00-15.00 WIB di sembilan titik keberangkatan mudik yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten. Lokasi tersebut meliputi:
- Stasiun Pasar Senen, Jakarta
- Stasiun Gambir, Jakarta
- Terminal Kalideres, Jakarta
- Terminal Kampung Rambutan, Jakarta
- Terminal Pulo Gebang, Jakarta
- Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
- Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta
- Pelabuhan Merak, Banten
- Terminal Pakupatan di Serang, Banten
Setiap lokasi akan menerima sekitar 2.600 buku yang dapat dibaca di tempat atau dibawa pulang oleh anak-anak. Buku-buku yang disediakan telah disesuaikan agar menarik dan menyenangkan untuk dibaca.
Selain pembagian buku, kegiatan Mudik Asyik Baca Buku 2026 juga akan menghadirkan berbagai aktivitas literasi. Aktivitas tersebut mencakup pojok baca, membaca nyaring, mengulas buku, mendongeng, mewarnai, permainan edukatif, serta atraksi komunitas literasi.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan anak-anak selama periode mudik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Furtasan Usulkan PTN Seleksi Mahasiswa Hanya Dua Jalur
Kucing Terapi Pinecone Jadi Asisten Guru Seni Rhode Island
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
