Konsistensi Menu Lebih Efektif Turunkan Berat Badan
Gambar atau konten salah?
Para ahli nutrisi biasanya menyarankan pola makan yang beragam agar semua nutrisi terpenuhi. Namun, ketika fokusnya pada penurunan berat badan, sebuah studi baru menunjukkan bahwa variasi menu yang lebih banyak justru membuat proses menurunkan berat badan menjadi lebih sulit.
Studi tersebut dipublikasikan di jurnal Health Psychology. Peneliti dari Pennsylvania dan Oregon menganalisis catatan menu dan berat badan 112 orang dewasa yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan. Mereka mengukur seberapa “routinized” diet partisipan dengan mencatat fluktuasi kalori harian dan frekuensi makan menu yang sama.
Hasilnya, partisipan yang berat badannya turun lebih banyak cenderung menjalankan diet yang lebih stabil. Kelompok ini berhasil menurunkan berat badan rata‑rata 5,9 persen, sementara yang sering mengganti menu hanya turun 4,3 persen. Temuan lain menunjukkan bahwa konsistensi kalori harian berhubungan erat dengan penurunan berat badan. Setiap peningkatan 100 kalori pada fluktuasi harian menurunkan peluang menurunkan berat badan sebesar 0,6 persen.
Charlotte Hagerman, PhD, yang memimpin penelitian, mengatakan, “Menjaga diet sehat di lingungan saat ini membutuhkan effort dan self control yang konstan.” Ia menambahkan, “Menciptakan rutinitas terkait makanan bisa mengurangi masalah tersebut dan membuat pilihan sehat terasa lebih otomatis.”
Hagerman mengakui bahwa banyak penelitian sebelumnya menyimpulkan bahwa diet variatif berhubungan dengan kesehatan yang lebih baik. Namun, ia menyoroti bahwa penelitian tersebut biasanya dilakukan di lingkungan di mana pilihan menu memang sehat. Menurutnya, “Lingkungan modern kita terlalu problematik. Justru, orang lebih bisa mendapatkan hasil terbaik dengan diet yang lebih repetitif yang membantu mereka secara konsisten membuat pilihan lebih sehat, bahkan ketika harus mengorbankan beberapa variasi gizi.”
Studi ini menegaskan pentingnya rutinitas dalam pola makan. Dengan menurunkan variasi kalori harian, individu dapat meningkatkan peluang menurunkan berat badan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsistensi, bukan variasi, dapat menjadi kunci dalam manajemen berat badan.
Kesimpulannya, meskipun variasi menu sering dianggap baik, dalam konteks penurunan berat badan, pola makan yang lebih konsisten dan teratur dapat memberikan hasil yang lebih signifikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bloom Putih Anggur: Lapisan Lilin Alami, Bukan Jamur
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Air Kelapa 15 Hari: Hidrasi, Pencernaan, Berat Badan
Almond vs. Kacang Tanah: Pilihan Nutrisi Jantung Kesehatan
Goo Hye Sun Turun 13 kg: Diet Rendah Sodium Jadi Kunci
Precommitment: Cara Mudah Hindari Makanan Tidak Sehat Saat Stres
Berita Terbaru
PT PP & Kemen Pekerjaan Umum Selesaikan 69 SPPG dalam 37 Hari
Gubernur Bengkulu Minta BPKAD Cepat Pencairan Gaji ke-13 ASN
USU Buka Proses Banding UKT, Mahasiswa Bisa Perbaiki Tarif
PLN Junivaganza: Voucher Rp10.000 untuk Token Listrik
Gaji Tertinggi Pelatih Tim Nasional: Ancelotti Rp 182,2 M
Telkom Luncurkan AIcosystem: Ekosistem AI Jakarta Nusantara
Mengajar di Ponpes Cipasung: Santri Kuasai Konten Digital
Indonesia 108 GW, 85% Fosil, 15% Terbarukan, Target Tercapai
IHSG Tutup 5.839,78, Garuda Naik Setelah Jatuh Pasar
