Susu Kental Manis vs Evaporasi: Beda Rasa, Beda Fungsi

Kartika D. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Susu Kental Manis vs Evaporasi: Beda Rasa, Beda Fungsi

Gambar atau konten salah?

Susu kental manis dan susu evaporasi sering dianggap sama, padahal keduanya memiliki peran yang berbeda dalam masakan. Kedua produk susu ini kerap menjadi andalan untuk membuat aneka minuman seperti teh tarik dan kopi, hingga berbagai hidangan penutup. Masing-masing memberikan rasa dan tekstur yang unik.

Meskipun sama-sama berasal dari susu sapi, cara pembuatan dan karakteristiknya tidaklah identik. Menurut informasi dari SAYS pada 13 Juli 2026, susu kental manis dihasilkan dari susu sapi yang sebagian besar airnya dihilangkan. Setelah itu, gula dalam jumlah besar ditambahkan ke dalamnya.

Proses ini menghasilkan tekstur yang sangat kental dan rasa manis yang kuat. Gula yang ditambahkan juga berfungsi sebagai pengawet alami. Caranya, gula mengurangi kadar air yang dibutuhkan mikroorganisme untuk berkembang biak, sehingga susu kental manis bisa tahan lama.

Biasanya, satu kaleng susu kental manis mengandung susu atau padatan susu, gula, dan kadang-kadang bahan penstabil atau pengemulsi. Karena kadar gulanya yang tinggi, produk ini paling cocok digunakan sebagai campuran minuman, hidangan penutup, atau makanan manis lainnya.

Di sisi lain, susu evaporasi diproses dengan cara yang hampir serupa, tetapi tanpa tambahan gula. Susu dipanaskan hingga sekitar 60 persen kandungan airnya menguap. Hasilnya adalah susu dengan tekstur lebih kental dan cita rasa yang lebih kaya dibandingkan susu segar biasa.

Produk ini pada dasarnya hanya mengandung susu, padatan susu, dan pada beberapa merek ditambahkan vitamin. Karena tidak memiliki rasa manis, susu evaporasi lebih serbaguna. Ia bisa digunakan dalam berbagai hidangan, baik yang manis maupun yang gurih.

Di Malaysia dan Singapura, misalnya, susu evaporasi tidak hanya dipakai untuk campuran minuman seperti kopi-C. Produk ini juga menjadi bahan dalam saus carbonara dan saus ayam buttermilk. Tujuannya untuk menghasilkan tekstur yang lebih lembut tanpa harus menggunakan krim kental.

Meskipun sama-sama berasal dari susu sapi, kandungan gizi kedua produk ini tidak sama dengan segelas susu segar. Susu kental manis memang masih mengandung kalsium dan protein. Namun, kadar gula tambahannya sangat tinggi, sehingga porsinya perlu dibatasi.

Sementara itu, susu evaporasi memang tidak mengandung gula tambahan. Akan tetapi, per takaran saji, susu evaporasi memiliki kalori, protein, lemak, dan laktosa yang lebih tinggi. Ini terjadi karena nutrisinya lebih terkonsentrasi setelah airnya diuapkan.

Kedua produk ini tetap bisa menjadi bagian dari pola makan seimbang, asalkan dikonsumsi secukupnya. Susu kental manis sebaiknya hanya digunakan sebagai pelengkap makanan manis. Susu evaporasi bisa digunakan sewajarnya, tetapi bukan sebagai pengganti langsung susu segar untuk kebutuhan minum susu sehari-hari.

Pada dasarnya, perbedaan utama terletak pada ada atau tidaknya tambahan gula dan tingkat konsentrasi nutrisi. Pilihan antara susu kental manis dan susu evaporasi bergantung pada kebutuhan rasa dan jenis hidangan yang akan dibuat.

perbedaan susu kental manissusu evaporasikandungan gulateksturkegunaan masakankandungan gizipengawet alami

Komentar

Memuat komentar...