Lion Group Tambah 9 Penerbangan Umrah ke Jeddah, Fokus Kota
Gambar atau konten salah?
Lion Group menilai permintaan perjalanan umrah akan terus naik setelah musim haji, meski situasi geopolitik memanas. Perusahaan ini melihat peluang besar di pasar ibadah, dan menyatakan optimisme yang kuat.
Untuk memanfaatkan peluang tersebut, BookCabin Travel Fair digelar di empat kota: Makassar, Jakarta, Surabaya, dan Medan. Acara ini bertujuan memberi akses bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan ibadah meski kondisi global tidak menentu.
Konferensi pers di Jakarta berlangsung pada 02 Juni 2026. Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Group, hadir untuk menjelaskan strategi perusahaan.
Ia mengatakan, “Nah, mengenai tren perjalanan umrah, kami Lion Group dan para mitra tur dan travel itu sama-sama optimis. Karena berdasarkan kebutuhan, namanya ibadah itu kan sudah panggilan, sudah niat,” kata Danang. Pernyataan ini menegaskan keyakinan bahwa niat ibadah tetap kuat meski ada tantangan ekonomi.
Danang menekankan bahwa Lion Group tidak hanya mengandalkan pasar Jakarta. Perusahaan menghubungkan kota-kota lain di Indonesia menuju Jeddah melalui Jakarta. Contohnya, penumpang dari Pangkalan Bun dapat terbang menggunakan Batik Air ke Jakarta, lalu melanjutkan perjalanan ke Jeddah dengan Lion Air.
Ia menjelaskan, “Jadi contoh dari Pangkalan Bun naik Batik Air, kemudian tiba di Soekarno-Hatta lanjut dengan Lion Air tujuan Jeddah dengan frekuensi rata-rata 9 kali dalam satu minggu yang dilayani oleh Lion Air,” ujarnya. Frekuensi ini menunjukkan peningkatan layanan yang signifikan.
Lion Air mengoperasikan pesawat Airbus A330-300 dan A330-900 Neo yang mampu menampung hingga 433 penumpang per penerbangan. “Artinya market khusus umrah ini sangat besar,” tegas Danang. Kapasitas besar ini memberi ruang bagi pertumbuhan jumlah penumpang.
Perusahaan juga meningkatkan frekuensi penerbangan dari enam kali menjadi sembilan kali per minggu. “Yang sebelumnya kami frekuensinya 6 kali seminggu, sekarang kami mempersiapkan 9 kali seminggu,” ucap Danang. Langkah ini menandai komitmen Lion Group terhadap ekspansi pasar umrah.
Selain Jakarta, Lion Group menargetkan daerah lain seperti Pontianak, Ketapang, Palangkaraya, Solo, Semarang, Yogyakarta, Lampung, dan Bengkulu. Jaringan penerbangan yang saling terhubung memudahkan penumpang dari berbagai kota untuk mencapai Jeddah.
Dengan kombinasi peningkatan frekuensi, kapasitas pesawat, dan jaringan luas, Lion Group mempersiapkan diri untuk memenuhi permintaan umrah yang terus meningkat. Perusahaan menunjukkan bahwa strategi diversifikasi rute dan peningkatan layanan dapat mendukung pertumbuhan pasar ibadah di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
