Lufthansa Potong 20.000 Penerbangan Jarak Pendek Musim Panas

Eko P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 51 dibaca
Bisik.id
Lufthansa Potong 20.000 Penerbangan Jarak Pendek Musim Panas

Gambar atau konten salah?

Lufthansa memutuskan memangkas penerbangan jarak pendek karena harga avtur melonjak. Harga bahan bakar jet naik lebih dari dua kali lipat sejak perang AS‑Israel dengan Iran, yang memperlambat produksi dan transportasi avtur di Timur Tengah.

Keputusan ini mengikuti langkah serupa dari maskapai lain, seperti KLM dan Delta, yang sudah mengurangi rute mereka. Akibatnya, tiket penerbangan mulai naik karena biaya bahan bakar yang lebih tinggi.

Perusahaan rencana memangkas sekitar 20.000 penerbangan jarak pendek selama musim panas. Langkah ini ditekankan sebagai upaya menjaga efisiensi operasional di tengah tekanan biaya.

Menurut BBC pada 23 April 2026, lonjakan harga bahan bakar jet dipengaruhi oleh peran kilang minyak di Timur Tengah dalam rantai pasokan global. Kilang Al‑Zour di Kuwait, misalnya, menyumbang sekitar 10% impor bahan bakar jet Eropa, menurut Energy Intelligence.

Badang Energi Internasional (IEA) memperingatkan bahwa Eropa berpotensi menghadapi kekurangan bahan bakar jet dalam beberapa minggu ke depan. Namun, pemerintah Inggris dan sejumlah maskapai belum melihat gangguan pasokan yang signifikan.

Manajemen Lufthansa menegaskan bahwa meski jaringan penerbangan di Eropa dikurangi, penumpang masih dapat mengakses rute global, terutama koneksi jarak jauh. Perusahaan juga menekankan bahwa penyesuaian ini bertujuan menjaga efisiensi di tengah tekanan biaya.

“Namun karena kenaikan harga bahan bakar jet, hal itu dicapai dengan cara yang jauh lebih efisien daripada sebelumnya,” kata manajemen.

Pengurangan ini diperkirakan dapat menghemat sekitar 40.000 metrik ton bahan bakar jet. Pengumuman datang setelah Lufthansa mempercepat penutupan layanan penerbangan Eropa CityLine pada pekan sebelumnya.

Selain itu, Lufthansa menghentikan operasional 27 pesawat dari program tersebut, sebagian dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dan beban tambahan dari perselisihan tenaga kerja.

Perusahaan menyatakan bahwa sekitar 120 penerbangan pertama dari pengurangan ini telah mulai diterapkan pada hari Selasa. Rute yang terdampak antara lain Frankfurt ke Polandia dan Norwegia.

Dengan langkah ini, Lufthansa berusaha menyesuaikan operasi mereka terhadap kondisi pasar yang berubah, sambil tetap menyediakan jaringan penerbangan global bagi penumpang. Langkah ini mencerminkan upaya maskapai besar untuk mengelola biaya dan menjaga layanan dalam situasi ekonomi yang tidak menentu.

Lufthansaavturharga bahan bakar jetmaskapai lainefisiensi operasionalrute globalkilang minyak Timur Tengah

Komentar

Memuat komentar...