Lulusan Unair, Judit Sarmento Pimpin Perlindungan Timor Leste

Ani R. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 63 dibaca
Bisik.id
Lulusan Unair, Judit Sarmento Pimpin Perlindungan Timor Leste

Gambar atau konten salah?

Judit Dos Reis Sarmento adalah lulusan Program Magister Psikologi (MAPSI) Universitas Airlangga (Unair) yang kini menempati posisi penting di Timor Leste. Ia berasal dari negara tersebut dan memilih Unair sebagai tempat menempuh studi pascasarjana.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Judit langsung terjun ke Kementerian Solidaritas Sosial dan Inklusi Timor Leste (MSSI). Di sana ia menjabat sebagai Kepala Departemen Perlindungan Sosial untuk Perempuan, memimpin upaya penanganan kasus kekerasan berbasis gender dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Dengan latar belakang psikologi, ia merancang Spotlight Initiative, sebuah program kolaboratif yang melibatkan Organisasi Buruh Internasional (ILO) serta mendapat dukungan penuh dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan Uni Eropa. "Saya menyadari tingginya beban mental yang harus dipikul oleh para korban serta pendamping korban," ujarnya. 14 April 2026.

Peran Judit tidak berhenti pada isu perempuan. Ia kemudian ditunjuk sebagai Direktur Pusat Solidaritas Sosial dan Inklusi (CSSI) Dili, memperluas fokusnya ke anak-anak berkebutuhan khusus, kelompok yang sangat rentan. "Saya mencoba mengaplikasikannya dengan berbagai edukasi kepada masyarakat mengenai pemenuhan hak-hak anak berkebutuhan khusus," tambahnya.

Ia menyadari bahwa staf teknis dan profesional di lembaga tersebut menghadapi risiko gangguan psikologis akibat paparan kasus trauma. Untuk itu, ia menyelenggarakan pelatihan sosial guna menjaga kondisi psikologis pegawai. "Hal ini menjadi semakin krusial mengingat angka kekerasan berbasis gender di Timor Leste sempat melonjak drastis akibat tekanan finansial dan isolasi selama masa pandemi COVID-19," jelasnya.

Selain itu, Judit aktif melakukan sosialisasi tentang Rezim Iuran Jaminan Sosial bagi pegawai negeri sipil. Menurutnya, program ini penting untuk memastikan setiap aparatur negara menunaikan kontribusi sebesar 4% guna menjamin kesejahteraan jangka panjang.

Ia resmi memulai tugasnya pada 10 Februari 2025. Sejak saat itu, kontribusinya menunjukkan bahwa lulusan Unair mampu memberikan dampak positif lintas negara.

Judit Dos Reis Sarmento menegaskan bahwa pendidikan psikologi yang didapatkan di Unair membekalinya dengan alat dan pengetahuan untuk mengatasi masalah sosial di tingkat nasional. Pengalaman praktisnya di Timor Leste menjadi contoh nyata bagaimana lulusan Unair dapat menerapkan ilmu yang dipelajari untuk memajukan kebijakan sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Judit Dos Reis SarmentoUniversitas Airlangga (Unair)Timor LestePerlindungan Sosial PerempuanSpotlight InitiativeAnak Berkebutuhan KhususIuran Jaminan Sosial

Komentar

Memuat komentar...