Makanan Pemicu Kantuk Saat Mudik, Waspada!

Yuli S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Makanan Pemicu Kantuk Saat Mudik, Waspada!

Gambar atau konten salah?

Musim mudik telah tiba. Banyak orang melakukan perjalanan panjang untuk pulang kampung. Bagi yang mengemudi sendiri, menjaga tubuh tetap segar dan waspada sangat penting. Ancaman microsleep, yaitu tertidur sangat singkat tanpa sadar, bisa berakibat fatal di jalan raya.

Rasa kantuk saat menyetir bisa disebabkan oleh perjalanan monoton, kelelahan, atau kurang tidur. Ada faktor lain yang sering terabaikan: apa yang dimakan dan diminum sebelum atau selama perjalanan. Beberapa jenis makanan justru memicu kantuk karena memengaruhi kadar gula darah atau membebani sistem pencernaan.

Kesalahan konsumsi yang sering membuat kantuk menyerang saat menyetir meliputi:

  • Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis. Banyak orang memilih minuman manis atau permen karena dianggap memberi energi cepat. Gula memang meningkatkan gula darah sesaat (*sugar rush*). Namun, tubuh merespons dengan mengeluarkan insulin untuk menurunkan kadar gula. Penurunan drastis ini menyebabkan *sugar crash*, di mana tubuh terasa lemas, sulit fokus, dan mudah mengantuk. Penelitian menunjukkan fluktuasi gula darah yang cepat mengganggu kewaspadaan. Energi menjadi tidak stabil, meningkatkan risiko microsleep.
  • Mengonsumsi Makanan Berlemak Tinggi. Makanan seperti gorengan, bersantan, atau cepat saji memang mengenyangkan, tetapi butuh waktu lama dicerna. Pencernaan yang berat mengalihkan lebih banyak darah ke sistem pencernaan. Hal ini bisa membuat tubuh terasa berat dan mengantuk. Penelitian mendukung bahwa makanan tinggi lemak meningkatkan rasa kantuk setelah makan. Jika dikonsumsi sebelum perjalanan jauh, konsentrasi menyetir menurun.
  • Terlalu Banyak Minum Minuman Berkafein. Kopi sering jadi pilihan melawan kantuk karena kafein meningkatkan kewaspadaan sementara dengan memblokir reseptor adenosin di otak. Masalahnya, efek kafein tidak bertahan lama. Ketika efeknya hilang, rasa kantuk kembali muncul. Siklus ini mendorong orang minum kopi lagi. Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Sleep Medicine Reviews (2023) menjelaskan penggunaan kafein berulang hanya menunda rasa kantuk, bukan menghilangkannya. Mengandalkan kopi terus menerus bukan cara terbaik. Berhenti sejenak untuk istirahat lebih aman daripada menambah kafein.
  • Makan Terlalu Kenyang Sebelum Berkendara. Porsi makan yang besar sebelum perjalanan membuat tubuh bekerja keras mencerna. Jika makanan banyak karbohidrat atau manis, gula darah naik, memicu pelepasan insulin. Penurunan gula darah setelahnya bisa membuat tubuh rileks, energi turun, dan kantuk datang. Selain itu, aliran darah ekstra ke saluran cerna membuat tubuh terasa berat dan kurang fokus. Sebaiknya, makan secukupnya agar tubuh nyaman dan konsentrasi terjaga selama perjalanan.

Keselamatan mudik tidak hanya soal kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan pengemudi. Pilihan makanan sebelum berkendara sangat memengaruhi fokus. Makanan manis menyebabkan lonjakan lalu penurunan gula darah yang drastis. Makanan berlemak tinggi dan porsi makan berlebihan membebani pencernaan, membuat tubuh mengantuk.

Meskipun kopi memberi kewaspadaan sesaat, ia hanya menunda rasa lelah. Jika kantuk mulai terasa saat mudik, langkah teraman adalah berhenti sejenak untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

MicrosleepKantuk BerkendaraMakanan Pemicu KantukSugar CrashMakanan BerlemakKafeinPola Makan Mudik

Komentar

Memuat komentar...