Meja Pandawa Lima di Museum Kartini: Simbol Keluarga Tangguh

Wahyu T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 61 dibaca
Bisik.id
Meja Pandawa Lima di Museum Kartini: Simbol Keluarga Tangguh

Gambar atau konten salah?

RA Kartini terkenal sebagai pahlawan emansipasi wanita, namun ia juga memiliki jiwa seni yang tinggi. Salah satu karya seni yang ia ciptakan adalah meja Pandawa Lima, yang sekaligus menjadi saksi bisu kehangatan keluarganya. Meja ini dirancang sendiri oleh Kartini dan digunakan di ruang keluarga ketika ia tinggal di Rembang, tempat yang kini menjadi Museum RA Kartini di Jalan Gatot Subroto.

Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Retna Dyah Radityawati, menjelaskan bahwa meja tersebut bukan sekadar perabot biasa, melainkan sarat makna filosofis. “Bagi sebagian orang mungkin itu hanya meja keluarga biasa, tetapi di situlah keluarga Kartini berkumpul,” ujar Retna saat diwawancara pada 17 April 2024.

Ia menambahkan bahwa ketika Kartini tinggal di Rembang bersama keluarganya, momen kebersamaan biasanya diadakan pada sore hari. Setelah suaminya selesai bekerja dan mengajar, mereka berkumpul sekitar pukul 16.00 WIB. “Mereka duduk bersama, minum teh yang dicampur kapulaga dari taman samping rumah,” jelasnya. Menariknya, meja tersebut didesain langsung oleh RA Kartini. Retna menyebut Kartini memiliki selera estetika tinggi dan selalu menghadirkan nilai filosofis dalam setiap desain interior rumahnya.

Di meja tersebut terdapat ornamen wayang Pandawa Lima, yang melambangkan kekuatan dan kekompakan keluarga. “Pandawa Lima itu simbol keluarga yang solid. Artinya Kartini punya filosofi bahwa keluarga harus kuat dan kompak,” ungkap Retna. Tidak hanya itu, kursi di sekeliling meja juga dibuat selaras dengan konsep tersebut. Terdapat enam kursi: lima di antaranya bergambar tokoh Pandawa, dan satu kursi bergambar tokoh Krishna. Kehadiran Krishna memiliki makna tersendiri sebagai penengah atau mediator dalam konflik, sebagaimana perannya dalam kisah Mahabharata. “Ini menunjukkan nilai kebijaksanaan dan peran penengah dalam keluarga,” pungkasnya.

Meja itu kini berada di ruang tengah Museum RA Kartini di Rembang. Museum ini sendiri dahulunya merupakan rumah tinggal RA Kartini bersama suaminya Raden Adipati Djojo Adiningrat.

Kesimpulannya, meja Pandawa Lima menegaskan filosofi Kartini tentang kebersamaan dan kebijaksanaan dalam keluarga, sekaligus memadukan seni tradisional dengan kehidupan sehari‑hari. Dengan desain yang penuh makna, ia mengingatkan kita bahwa nilai-nilai keluarga dapat diwujudkan melalui karya seni sederhana.

RA Kartinimeja Pandawa LimaMuseum Rembangkebersamaan keluargawayang PandawaKrishnafilosofi keluarga

Komentar

Memuat komentar...