Microsoft Hentikan Dukungan Office 2021, Pengguna Hadapi Risiko Keamanan

Mira T. · 2 min baca · 3 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Microsoft Hentikan Dukungan Office 2021, Pengguna Hadapi Risiko Keamanan

Gambar atau konten salah?

Microsoft telah mengumumkan rencana untuk menghentikan dukungan teknis terhadap Office 2021. Ini adalah paket aplikasi kantor yang mencakup program-program populer seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Keputusan ini akan berlaku pada 13 Oktober 2026.

Setelah tanggal tersebut berlalu, aplikasi Office 2021 sebenarnya masih bisa dijalankan. Namun, Microsoft memperingatkan bahwa pengguna akan menghadapi risiko keamanan yang serius. Perusahaan tidak akan lagi mengirimkan tambalan untuk celah keamanan yang mungkin ditemukan. Mereka juga tidak akan memberikan perbaikan bug atau dukungan teknis.

Dalam pernyataan resmi di halaman dukungannya, Microsoft menjelaskan bahwa penghentian ini mencakup pembaruan keamanan yang biasanya melindungi komputer dari virus, spyware, dan perangkat lunak berbahaya lainnya. Tanpa pembaruan itu, perangkat pengguna menjadi lebih rentan terhadap serangan.

Pengguna Office 2021 juga tidak akan mendapatkan layanan dukungan teknis melalui telepon atau obrolan. Sebagian besar konten bantuan yang tersedia saat ini akan dipensiunkan. Artinya, jika pengguna mengalami masalah, mereka tidak bisa lagi mengandalkan Microsoft untuk membantu menyelesaikannya.

Meskipun demikian, bagi sebagian besar pengguna, Office 2021 kemungkinan besar masih akan berfungsi normal. Ini mirip dengan apa yang terjadi pada Office 2010 atau Office 2013. Kedua versi lama itu masih bisa dipakai meskipun dukungan resminya sudah lama dicabut. Namun, menjalankan software tanpa pembaruan keamanan tetaplah sebuah risiko.

Microsoft menyarankan pengguna untuk beralih ke versi yang lebih baru. Ada beberapa opsi yang bisa dipilih. Pertama, pengguna bisa membeli lisensi Office 2024 dengan sistem bayar sekali untuk selamanya. Kedua, bagi yang ingin menggunakan Office di banyak perangkat sekaligus, bisa berlangganan Microsoft 365. Biayanya mulai dari Rp 135.999 per bulan.

Opsi ketiga adalah menggunakan aplikasi alternatif. Beberapa nama yang bisa dipertimbangkan adalah LibreOffice, WPS Office, dan Polaris Office. Aplikasi-aplikasi ini bisa menjadi pengganti yang layak, terutama bagi pengguna yang tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan.

Keputusan Microsoft untuk menghentikan dukungan Office 2021 sebenarnya sudah menjadi siklus yang biasa. Perusahaan secara rutin melakukan hal ini terhadap produk-produk lamanya. Tujuannya adalah mendorong pengguna untuk beralih ke teknologi yang lebih baru dan lebih aman. Bagi pengguna yang masih setia menggunakan Office 2021, masih ada waktu sekitar dua tahun untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya.

penghentian dukunganOffice 2021keamananMicrosoftpembaruanrisikoalternatif

Komentar

Memuat komentar...