Movenpick Resort Carita Grand Opening: Anyer Kembali Menarik

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 105 dibaca
Bisik.id
Movenpick Resort Carita Grand Opening: Anyer Kembali Menarik

Gambar atau konten salah?

2018 menjadi tahun yang tak terlupakan bagi Anyer. Bencana tsunami menghantam pantai ini, membuat sektor pariwisata menurun drastis. Kini, setelah bertahun‑tahun pemulihan, daerah itu mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Acara Grand Opening Movenpick Resort Carita di Banten berlangsung pada 17 Mei 2026. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, hadir dan menegaskan bahwa akomodasi berkelas ini akan menjadi stimulus bagi lingkungan sekitarnya.

Yandri menjelaskan, “kami punya program desa wisata dan saya tahu di daerah penyanggah hotel ini banyak sekali potensi wisata yang bisa kita upgrade kondisinya. Misalkan ada air terjun, curug, ada wisata alam yang bagus, wisata kuliner, wisatawa budaya, dan lain sebagainya nanti kita padupadankan kerjasama dengan pengelola,” ia bilang. Ia menekankan pentingnya mengembangkan potensi lokal agar lebih menarik bagi wisatawan.

Ia menambahkan optimisme bahwa Pantai Banteng memiliki kualitas pariwisata yang kompetitif. “Mendes PDT itu menyebut jika ekosistemnya berjalan baik, kawasan tersebut bisa sebanding dengan Bali,” ujarnya. Ia berharap daerah ini dapat bersaing dengan destinasi utama di Indonesia.

Yandri juga menyoroti pentingnya paket wisata. “Jadi orang tidak bosan hanya pantai saja tapi ada paket, misalkan paket kuliner, paket budaya, dan lain sebagainya. Kalau itu dilakukan, maka orang tidak hanya melihat Bali sebagai tujuan wisata utama, tapi Banten yang diwakili oleh Pantai Anyer-Carita ini bisa menjadi pilihan utama,” kata Yandri.

Ia menargetkan masyarakat Jabodetabek, yang biasanya memilih Puncak Bogor sebagai short escape. Untuk menarik mereka, Yandri berencana memperkuat desa wisata sebagai salah satu tujuan utama. “Terutama ya mungkin masyarakat Jakarta dan sekitarnya, nah oleh karena itu kami tadi komitmen untuk kolaborasi dengan pak gubernur (Banten) dan ibu bupati (Serang) termasuk dengan pihak manajemen. Saya akan bantu desa-desa yang punya potensi wisata, apakah itu Kecamatan Carita, Jenang, Cinangka, Anyer, termasuk Padarincang atau Ciomas, atau Mandalawangi,” ujarnya.

Gubernur Banten, Andra Soni, turut hadir dan menjelaskan dampak tsunami pada pariwisata. Ia mengatakan bahwa wilayah Banten mengalami penurunan yang cukup lama, namun seiring waktu sektor pariwisata mulai menunjukkan tren positif.

Andra menegaskan, “Pasca 2018 wisata kita drop, orang berpikir ulang untuk datang ke Anyer dan Carita. Tapi Alhamdulilah beberapa tahun terakhir ini mulai tumbuh, mulai bangkit. Ditambah lagi komitmen dari pelaku wisata kita semakin membaik,” katanya.

Ia juga menyoroti penurunan harga dan dukungan berkelanjutan. “Getok harga dan sebagainya itu sudah perlahan-lahan mulai berkurang. Karena apa? Ibu bupati selalu melakukan pembinaan, Dinas Pariwisata juga selalu melakukan pembinaan dengan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata),” lengkapnya.

Dengan dukungan pemerintah, kolaborasi antara pengelola resort, desa, dan lembaga pariwisata, Anyer berusaha mengembalikan reputasinya sebagai destinasi wisata. Akomodasi berkelas, paket wisata terintegrasi, dan potensi alam yang kaya menjadi pendorong utama. Kini, para pengunjung dapat menikmati pantai, kuliner, budaya, dan alam dalam satu paket lengkap, menjadikan Anyer sebagai alternatif menarik bagi wisatawan domestik.

AnyerBantentsunamiMovenpick Resortpariwisatadesa wisatapaket wisataPantai Anyer

Komentar

Memuat komentar...