MTPP Harita Nickel Bantu Pemuda Obi Jadi Mekanik Kompeten

Kartika D. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 75 dibaca
Bisik.id
MTPP Harita Nickel Bantu Pemuda Obi Jadi Mekanik Kompeten

Gambar atau konten salah?

Di Indonesia, pemuda masih menghadapi tantangan besar ketika mencari pekerjaan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Keterbatasan keterampilan teknis dan minimnya pelatihan vokasi yang aplikatif seringkali menjadi hambatan utama bagi mereka untuk memasuki dunia kerja.

Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fokus penting dalam agenda pembangunan nasional. Pemerintah menaruh perhatian besar pada pembangunan SDM unggul, termasuk melalui penguatan pendidikan vokasi. Namun, tantangan mismatch antara lulusan dan kebutuhan industri masih terjadi. Per Januari 2026, tingkat pengangguran terbuka dari lulusan vokasi tercatat mencapai 8,63 %, tertinggi dibandingkan jenjang pendidikan lain.

Dalam konteks ini, berbagai program pelatihan berbasis industri menjadi semakin relevan. Salah satunya terlihat dari inisiatif yang dilakukan oleh Harita Nickel melalui Mechanic Talent Pool Program (MTPP), yang berkontribusi dalam mendukung upaya peningkatan kualitas SDM sekaligus sejalan dengan program nasional di bidang ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi.

Program Pelatihan Intensif untuk Pemuda Lokal MTPP hadir sebagai salah satu solusi konkret dalam menjawab tantangan mismatch antara lulusan dan kebutuhan industri. Program ini memberikan pelatihan langsung kepada pemuda lokal Pulau Obi, Halmahera Selatan, sekaligus mendukung arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Sejumlah 12 peserta, mayoritas lulusan SMA dari desa sekitar area operasional seperti Desa Soligi, mengikuti program ini selama 5 bulan sejak 5 Oktober 2025. Selama pelatihan, peserta dibekali keterampilan teknis mekanik alat berat, disiplin kerja, serta standar keselamatan industri. Mereka juga menjalani praktik langsung di workshop perusahaan guna memastikan kesiapan kerja. Pendekatan ini sejalan dengan dorongan pemerintah terhadap model pelatihan berbasis praktik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri.

Direktur Operasional Harita Nickel, Younsel Evand Roos mengatakan program ini tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis. “MTPP tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga menyiapkan peserta agar siap bekerja sesuai standar industri. Kami melihat para lulusan kini mampu berkontribusi langsung dalam operasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu 29 April 2026.

Dukungan pemerintah dan pengembangan lanjutan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Halmahera Selatan, Daud Djubedi menilai inisiatif tersebut mampu membuka akses kerja sekaligus meningkatkan kompetensi masyarakat. “Program seperti ini penting untuk membuka akses kerja bagi masyarakat sekaligus meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan industri,” jelasnya.

Sementara itu, HR & GA Manager Harita Nickel, Rangga Aji Pratama memastikan para lulusan akan terus dibina untuk berkembang lebih lanjut. “Mereka memulai sebagai junior mekanik dan akan terus mendapatkan pendampingan serta pelatihan lanjutan untuk berkembang menjadi mekanik yang lebih berpengalaman,” tegasnya.

Sehingga, 10 peserta telah menyelesaikan pelatihan dan kini bekerja sebagai mekanik di Harita Nickel hingga April 2026. Salah satunya adalah Mulyono La Hasima dari Desa Soligi yang kini berperan sebagai Auto Electrician, menangani sistem kelistrikan alat berat. Mulyono mengaku pengalaman pelatihan tersebut sangat membantu dirinya dalam beradaptasi di dunia kerja. “Sekarang saya terlibat langsung dalam perawatan dan perbaikan alat. Awalnya menantang, tapi ilmu dari pelatihan sangat membantu. Saya jadi lebih percaya diri dan ingin terus meningkatkan keterampilan,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya keahlian dalam membuka peluang kerja. “Skill itu penting. Kalau kita punya keahlian, kita punya lebih banyak peluang untuk bekerja dan berkembang,” katanya.

Selain MTPP, Harita Nickel juga memiliki program pemberdayaan lain bertajuk Peningkatan Keahlian Keterampilan Pemuda (PELITA). Program ini memberikan pelatihan yang beragam, mulai dari operator alat berat, overhead crane, hingga bahasa Mandarin dan perbaikan AC. Saat ini, program PELITA telah memasuki angkatan ke-5. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Harita Nickel menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia industri dan pengembangan SDM lokal dapat menjadi solusi nyata untuk mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan daya saing tenaga kerja di daerah.

Program pelatihan ini menegaskan bahwa keterampilan praktis dan dukungan berkelanjutan dapat membantu pemuda lokal menyesuaikan diri dengan tuntutan industri. Dengan demikian, upaya pemerintah dan sektor swasta bersama dapat memperkecil kesenjangan antara pendidikan dan pasar kerja, membuka pintu bagi generasi muda untuk berkarier secara produktif.

Harita NickelMechanic Talent Pool ProgramPelatihan IndustriPengembangan SDMPengangguran Lulusan VokasiKeterampilan Mekanik Alat Berat

Komentar

Memuat komentar...