PU Siapkan Rp1,24T untuk Persampahan 2026, Respons Presiden
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan dana hampir Rp 1,24 triliun untuk sektor persampahan pada tahun 2026. Anggaran ini dimaksudkan untuk menanggapi situasi darurat sampah di berbagai wilayah.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Chandra R.P. Situmorang, menegaskan bahwa langkah ini merupakan respons atas arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menangani sampah dari hulu hingga hilir. “Darurat sampah ini kita sikapi dengan beberapa upaya strategis. Kementerian PU investasi 2026 ini untuk sektor persampahan hampir Rp 1,24 t. Dan ini respons kita terhadap arahan Presiden untuk bisa menangani sampah,” kata Chandra dalam media briefing di kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (05 Juni 2026).
Selanjutnya, PU bersama Kementerian Lingkungan Hidup (LH) sedang menilai sejumlah tempat pemrosesan akhir (TPA). TPA skala kecil dan menengah akan dievaluasi oleh pemerintah daerah, sementara TPA skala besar dan regional akan dievaluasi oleh pemerintah pusat. Hasil evaluasi dapat berupa rekomendasi rehabilitasi atau penutupan jika TPA dinilai memiliki risiko tinggi.
Chandra menambahkan, “Kita bersama Kementerian Lingkungan Hidup (LH) sedang mengevaluasi terhadap TPA. TPA skala kecil dan menengah evaluasinya oleh Pemprov, sedangkan skala besar dan regional dilaksanakan bersama-sama PU dan Kementerian LH. Rekomendasinya rehabilitasi dan penutupan jika itu memang risiko tinggi,” jelas dia.
Di sisi lain, pemerintah mendorong pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA melalui pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berbasis Reduce, Reuse, Recycle (3R). “Kita juga sekarang mendorong adalah bagaimana mengurangi residu dibuang ke TPA. Sebesar apa pun TPA, sebaik apapun TPA dibangun kalau tidak berusaha mengurangi dari hulu, sumber sampah, tentu tidak ada pernah TPA yang long life yang bisa melaksanakan,” tutur Chandra.
TPST 3R akan dibangun mulai dari tingkat masyarakat hingga skala kota. Pemerintah menargetkan pembangunan 56 unit TPST 3R pada tahun ini.
Dengan alokasi dana dan evaluasi TPA yang terstruktur, serta fokus pada pengurangan sampah melalui TPST 3R, PU dan LH berupaya menurunkan beban pengelolaan sampah di tingkat nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Maritim dan Logistik
Pertamina EP Produksi 205k BOPD, Rating AAA, 40k Penerima
Indonesia Usulkan Kerja Sama Proteksi Pesisir Giant Sea Wall
PLN Mobile Rilis Promo JUNIVAGANZA: Voucher Listrik Rp10.000
Andi Gani: Dukungan Penuh, Menolak Kabinet Prabowo, Mengawasi
Kemenkeu Dukung Getaci: Tol 206,65 km Siap Dapat Investor
Berita Terbaru
Indonesia Kalahkan Oman 3‑0, Pertama Selama 38 Tahun
FIFA Siapkan Protokol Rasisme Piala Dunia 2026 Serta
Banjir Rawan di Surabaya: Pemerintah Siapkan Penanggulangan
Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Maritim dan Logistik
Pertamina EP Produksi 205k BOPD, Rating AAA, 40k Penerima
Bupati Empat Lawang Ajak Warga Ikut Operasi Patuh Musi 2026
Surabaya Angkat 1 Ton Sampah Plastik Harian di Kali Tebu
Tottenham Tambah Bek Andy Robertson, Transfer Bebas 2026
Pria 39 Selamat setelah Terjatuh ke Laut di Pulau Penjurit
Pasangan Tewas di Medan, Dugaan Keracunan AC Mobil Sementara
