Oblog Betawi, Hidangan Legendaris yang Menjadi Langka

Vera T. · 2 min baca · 12 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Oblog Betawi, Hidangan Legendaris yang Menjadi Langka

Gambar atau konten salah?

Oblog, sebutan lain krebek, adalah hidangan khas Betawi yang kini jarang ditemui. Meski rasanya kaya rempah, oblog menyimpan sejarah panjang yang tak banyak diketahui publik.

Di masa lalu, oblog sering disajikan dalam acara adat Betawi, terutama di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Hidangan ini dikenal dengan suara khasnya saat dimasak, yang kemudian menjadi nama makanan tersebut.

Berikut fakta menarik tentang oblog, berdasarkan laporan senibudayabetawi.com pada 26 Juli 2023:

  1. Nama oblog berasal dari bunyi saat memasak
    Oblog juga dikenal sebagai krebek. Nama ini diyakini muncul dari suara “blok‑blok‑blok” yang terdengar ketika masakan direbus dalam wadah tertutup. Suara ini menandai proses memasak dan menjadi ciri khas yang membedakan oblog dari hidangan Betawi lainnya.
  2. Diduga hasil akulturasi budaya
    Hidangan ini dianggap sebagai hasil perpaduan budaya di Batavia. Pengaruh Melayu, Cina, Arab, dan India terlihat dari penggunaan rempah yang dominan. Tampilan oblog menyerupai kari, sehingga rasanya memadukan gurih, pedas, asam, dan asin dalam satu sajian.
  3. Dari ayam kampung ke bebek menila
    Pada awal kemunculannya, oblog dibuat dengan ayam kampung, bahan utama masyarakat Betawi pada masa itu. Namun, pada era 1960–1970-an, ayam kampung menjadi sulit didapat. Masyarakat kemudian beralih ke bebek menila, yang ternyata menghasilkan rasa lebih nikmat. Sejak saat itu, oblog bebek semakin dikenal di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Oblog bukan sekadar makanan; ia mencerminkan perjalanan budaya Betawi. Dari suara yang menamai, hingga perpaduan rempah yang memperkaya rasa, oblog menjadi saksi bisu sejarah kota. Saat ini, keberadaannya semakin langka, membuatnya menjadi warisan kuliner yang patut dijaga. Dengan memahami asal-usul dan evolusi oblog, kita dapat menghargai warisan Betawi yang kaya akan cerita dan cita rasa.

oblogBetawiJakarta TimurJakarta Utarakrebekrempahwarisan kuliner

Komentar

Memuat komentar...