OJK Terima Daftar Calon Direksi BEI Pendaftaran Tutup 4 Mei 2026
Gambar atau konten salah?
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima beberapa nama calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini, OJK sedang memeriksa kelengkapan dokumen administrasi dari masing-masing paket calon yang sudah mendaftar.
Hasan Fawzi, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, mengumumkan bahwa pendaftaran calon direksi akan ditutup pada 4 Mei 2026. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BEI dijadwalkan pada akhir Juni 2026.
Meskipun pendaftaran sudah ditutup, Hasan belum mengungkapkan nama-nama calon secara rinci. Hal ini karena masih ada kemungkinan perubahan komposisi paket yang diajukan. Pada 27 April 2026, Hasan menjelaskan bahwa sudah ada dua paket calon direksi BEI.
Menurutnya, mekanisme pencalonan diusung oleh pemegang saham BEI atau anggota bursa (AB). Usulan dibuat dalam satu paket dan bisa diusung oleh minimal 10 AB. AB pengusung harus memastikan paket calon memenuhi semua persyaratan administrasi. “Prinsipnya semua pengusung dalam hal ini, kelompok pemegang saham atau anggota bursa pengusung, harus memastikan kelengkapan administrasi di awal, dan kecakapan kompetensi maupun integritas dari calon-calon yang mereka usung. Nah itu siklusnya paling lambat sampai tanggal 4 Mei harus diselesaikan,” jelas Hasan.
Setelah tahap pendaftaran selesai, proses pencalonan akan dilaksanakan oleh Panitia Seleksi OJK. Pada periode yang sama, OJK juga akan menggelar pemilihan Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan Komisaris PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). “Setelah itu tentu bergulir di proses berikutnya adalah di Pansel, yang anggotanya adalah internal teman-teman kami di Otoritas Jasa Keuangan,” pungkas Hasan.
Sejauh ini, sudah ada lima paket nama calon direksi yang beredar. Paket pertama berisi: Iding Pardi, Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo. Paket kedua mencakup: Jeffrey Hendrik, Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M Irwan, dan Atep Salyadi Dariah Saputra. Paket ketiga terdiri dari: Laksono Widodo, Fifi Virgantria, Heru Handayanto, John Tambunan, Donny Arsal, Lidia M. Panjaitan, dan Saidu Solihin.
Selain itu, paket calon yang diisi oleh mantan Direktur Investasi BPJS Ketenagakerjaan, Edwin Ridwan, juga sudah beredar. Terbaru, kabar tentang majunya Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas, Oki Ramadhana, muncul di publik.
OJK menekankan pentingnya integritas dan kompetensi calon direksi. Proses seleksi akan memeriksa latar belakang, pengalaman, dan kemampuan calon. Semua calon harus memenuhi persyaratan administrasi sebelum masuk ke tahap akhir. Pendaftaran berakhir pada 4 Mei 2026, sementara RUPS BEI akan diadakan pada akhir Juni 2026.
Dengan prosedur yang ketat, OJK berharap dapat menunjuk direksi BEI yang mampu menjaga stabilitas pasar modal. Proses ini mencerminkan komitmen OJK terhadap tata kelola perusahaan publik yang baik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026