Optimisme Bantu Panjang Umur, Tak Hanya Hati—Bukti Ilmiah

Sari D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 57 dibaca
Bisik.id
Optimisme Bantu Panjang Umur, Tak Hanya Hati—Bukti Ilmiah

Gambar atau konten salah?

Orang selalu menginginkan tubuh yang kuat dan umur yang panjang. Namun, kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele ternyata memiliki pengaruh besar pada panjangnya harapan hidup.

Studi yang dipublikasikan pada 01 Agustus 2019 menunjukkan bahwa orang yang memiliki sikap optimistis hidup antara 11‑15 persen lebih lama. Mereka juga memiliki peluang lebih besar untuk mencapai usia 85 tahun atau lebih.

Hasil ini didukung oleh penelitian lain pada 01 Oktober 2022, yang meneliti wanita di Amerika Serikat. Penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang memelihara pola pikir positif hidup rata‑rata 4,4 tahun lebih lama dibandingkan yang tidak.

Menurut neuropsikolog Karen D Sullivan, “Memiliki pandangan yang positif dan optimis mengurangi risiko kita terkena penyakit kronis dan memberi kita peluang lebih besar untuk hidup melewati usia 85 tahun,” kata Sullivan, yang dikutip dari Medical Daily. Ia menekankan bahwa berpikir positif tidak hanya memberi manfaat bagi kesehatan mental, tetapi juga memengaruhi kesehatan fisik secara keseluruhan.

Direktur Senior Program Kesehatan Otak dan Gaya Hidup di Pacific Neuroscience Institute di Santa Monica, California, Karen Miller, menyoroti peran stres dalam mempercepat penuaan. Ia menjelaskan bahwa peradangan akibat stres menjadi salah satu faktor yang memicu penuaan dini, masalah fisik, hingga gangguan kognitif.

Jadi, ketika kita berpikir positif dan terlibat dalam perilaku positif, seperti meditasi, yoga, berpartisipasi dalam praktik keagamaan, keluar dan berjalan‑jalan, berolahraga, atau menikmati udara segar,” tambah Miller. “Semua itu hal yang menurunkan stres kita dan menurunkan tingkat peradangan kita,” lanjutnya.

Dengan kata lain, menjaga pikiran tetap positif bukan sekadar soal suasana hati. Itu juga menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan tubuh dan memperpanjang usia.

Kesimpulannya, bukti ilmiah menegaskan bahwa sikap optimis dan kebiasaan positif dapat memperpanjang umur, mengurangi risiko penyakit kronis, serta menurunkan stres dan peradangan, sehingga membantu tubuh tetap bugar lebih lama.

optimismepanjang umurrisiko penyakit kronisstresperadanganmeditasikebiasaan positif

Komentar

Memuat komentar...