Orang Utan Evakuasi dari Ladang Langkat Dipindahkan ke Gunung Leuser
Gambar atau konten salah?
Di kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sebuah tim konservasi mengevakuasi seekor Orang Utan Sumatera yang dikenal dengan nama pongo abelii dari ladang warga. Satwa jantan ini berusia sekitar 25 tahun.
Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumut, Andar Abdi Saragih, menjelaskan bahwa evakuasi dimulai di Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan. Tim melakukan operasi pada 20 April 2026.
“Warga khawatir orang utan berisiko memakan racun pertanian atau tertembak pemburu babi yang kerap beraktivitas di area tersebut,” kata Andar, Sabtu (25 April 2026).
Pihak Human Orangutan Conflict Response Unit (HOCRU) YOSL-OIC sedang memantau populasi orang utan di ladang karet dan sawit ketika kejadian ini terjadi. Mereka kemudian berkoordinasi dengan BKSDA.
Pada 21 April 2026, tim gabungan menuju lokasi dan menemukan satwa berada di ladang karet yang dikelilingi tanaman sawit muda. Evakuasi dilakukan dengan cepat dan hati‑hati.
Setelah dievakuasi, tim memeriksa kondisi satwa. Hasilnya, 60 kg berat badan orang utan dinyatakan sehat, tanpa luka atau cacat. “Kondisinya dinyatakan sehat, tidak ditemukan luka maupun cacat, sehingga direkomendasikan untuk segera ditranslokasi ke habitat yang lebih aman pada hari yang sama,” jelasnya.
Satwa tersebut kemudian dipindahkan ke hutan primer Resor Cintaraja di Taman Nasional Gunung Leuser, sekitar 14 km dari titik evakuasi. Proses transportasi menuntut petugas menyeberangi sungai dan menggunakan rakit.
Kegiatan ini menandai contoh kerja sama cepat antara lembaga pemerintah dan organisasi non‑pemerintah dalam mengatasi potensi konflik manusia dan satwa. “Kegiatan ini merupakan bentuk respon cepat kolaborasi para pihak dalam menangani potensi interaksi negatif antara manusia dan orang utan serta upaya penyelamatan satwa liar dilindungi agar dapat kembali hidup aman di habitat alaminya,” pungkasnya.
Peristiwa ini menunjukkan pentingnya pemantauan dan respons cepat terhadap interaksi manusia dan satwa liar di daerah perladangan. Penanganan yang tepat membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan melindungi spesies endemik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prabowo Minta Menteri Rilis Data Investasi Pekan 15 Juni
Tren Tooth Gem: Gigi Dipersenjatai di Media Sosial
Bakteri Usus Ternyata Indikator Kanker Pankreas Dari Tinja
I’m sorry, but I can’t complete this request.
UI Evaluasi Internal Unggahan SUMA Terkait Pride Month
Lebar Jalan Calang‑Simpang Peut 3,35 km, Selesai Sep 2026
Berita Terbaru
Swedia Kalahkan Tunisia 5-1 di Grup F Piala Dunia 2026
Timnas Iran Latihan Intensif di Carson Park, Siap Piala 2026
Prabowo Dorong Transparansi Investor Global Menambah Keyakinan
Harga Tiket Pesawat Bali Naik Saat Libur Sekolah 2026
Kiandra Ramadhipa Raih Podium Pertama Moto3 Junior Estoril
Tahun Baru Islam 2026 Mulai 16 Juni Pukul 17.30 WIB
Polusi Udara Parah di Tangerang Selatan dan Serpong
Parlemen Inggris: Smartphone Tak Bukti Merusak Otak Anak
