Tren Tooth Gem: Gigi Dipersenjatai di Media Sosial

Fajar H. · 2 min baca · 7 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
Tren Tooth Gem: Gigi Dipersenjatai di Media Sosial

Gambar atau konten salah?

Media sosial kembali menampilkan tren kecantikan yang menarik perhatian publik. Sebelumnya, fokus utama berada pada makeup, rambut, atau kuku. Sekarang, giliran gigi menjadi media ekspresi diri.

Tren ini dikenal dengan nama tooth gem, yaitu pemasangan hiasan kecil seperti kristal, permata, atau aksesori mini pada permukaan gigi.

Popularitas tooth gem melonjak melalui platform Instagram dan TikTok. Banyak unggahan menampilkan senyum berkilau dengan sentuhan aksesori di gigi, sehingga menjadi viral dan menarik minat banyak pengguna, khususnya dari kalangan Gen Z.

Menurut laporan, bagi sebagian orang, tren ini dianggap sebagai bentuk ekspresi diri yang unik. Generasi Z yang terbiasa mempersonalisasi karakter dalam video game kini menerapkan konsep serupa pada penampilan sehari‑hari.

Setelah rambut, kuku, dan alis menjadi sarana bereksperimen, gigi kini ikut dijadikan bagian dari identitas visual yang ingin ditampilkan.

Meski sering disebut sebagai tooth piercing, prosedur pemasangan aksesori ini sebenarnya tidak melibatkan tindikan. Hiasan berupa kristal atau ornamen kecil ditempelkan pada permukaan gigi menggunakan perekat khusus, lalu diperkuat dengan sinar yang umum digunakan dalam perawatan gigi.

Teknik tersebut menghasilkan tampilan seolah-olah gigi dihiasi perhiasan mini yang berkilau. Karena tidak memerlukan pengeboran atau pelubangan gigi, prosedur ini dinilai lebih praktis dibandingkan tindik konvensional.

Konsep mempercantik gigi dengan aksesori sejatinya bukan hal baru. Budaya hip‑hop telah lama mengenalkan penggunaan grills dan hiasan berlian pada gigi sebagai bagian dari gaya hidup dan identitas.

Namun, seperti banyak tren lainnya, Gen Z berhasil membawa estetika tersebut menjadi fenomena yang lebih luas di media sosial.

Maraknya tren tooth gem juga menunjukkan perubahan cara masyarakat memandang kecantikan. Di era digital, tubuh tidak lagi sekadar dipelihara, tetapi juga dipersonalisasi sebagai sarana mengekspresikan identitas.

Setiap bagian tubuh, termasuk gigi, kini dapat dipersonalisasi sesuai ciri khas masing-masing.

Tren ini menegaskan bahwa kecantikan modern lebih menekankan pada kebebasan berekspresi. Gigi, yang dulu hanya fungsi, kini menjadi panggung bagi kreativitas visual yang tak terbatas.

tooth gemGen ZInstagramTikTokhiasan gigiekspresi dirikecantikan digital

Komentar

Memuat komentar...