Paku Buwono XIV Gelar Halalbihalal Bersama Warga Keraton Solo

Ika P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Paku Buwono XIV Gelar Halalbihalal Bersama Warga Keraton Solo

Gambar atau konten salah?

Paku Buwono XIV Purbaya menggelar acara halalbihalal di Sasana Narendra, Keraton Solo, pada hari Kamis, 26 Maret 2026. Acara ini dihadiri oleh keluarga inti, para penguasa keraton, dan warga yang datang bersalaman.

Warga yang hadir diberi kesempatan menikmati sambal goreng dan opor yang disajikan dalam bentuk prasmanan. Selama acara, Paku Buwono XIV mengenakan beskap hijau dan jarik bermotif parang. Warna pakaian beliau senada dengan sang ibu, GKR Paku Buwono XIII, serta dua kakak perempuan, GKR Panembahan Timoer Rumbay dan GKR Dewi Ratih Widyasari. Adik Paku Buwono XIII memakai kebaya oranye. Semua duduk di kursi yang telah disiapkan.

Acara dimulai dengan Paku Buwono XIV sungkem kepada sang ibu, lalu kepada dua kakaknya, dan akhirnya kepada adik Paku Buwono XIII. Setelah sungkeman selesai, beliau berdiri di tangga Sasana Narendra bersama keluarga untuk menyalami para sentono dalem, abdi dalem, dan puluhan warga. Para hadirin kemudian dipersilakan menikmati makanan yang telah disediakan.

Dalam sambutannya, GKR Panembahan Timoer Rumbay mengungkapkan harapannya: “Semoga saya dan Sinuhun Paku Buwono XIV dapat menjalankan kepemerintahannya beliau, lancar dan tidak ada halangan apa pun. Semoga Keraton menjadi lebih baik, dan ayem tentrem rukun semuanya. Itu yang saya harapkan.”

Rumbay menjelaskan bahwa acara halalbihalal ini diikuti oleh saudara-saudara, putra-putri Paku Buwono XII, dan sejumlah warga. Ia menambahkan, “Acara tersebut dibuka untuk umum.”

Ia juga menyebutkan, “Seperti panjenengan sudah lihat tadi, ada sederek-sederek dalem, itu saya dengan adik-adik. Kemudian ada putra-putri PB XII; ada Gusti Ratu Alit, ada Gusti Dipo, ada Gusti Rahmani, ada Gusti Ras, dan yang lainnya. Serta ada beberapa sentana yang dari Paku Buwono X, IX, dan sebagainya.”

Rumbay menegaskan bahwa tradisi halalbihalal sudah berlangsung sejak masa Paku Buwono XII. Ia berkata, “Sudah sejak lama, sudah sejak lama. Di waktu PB XII pun juga ada, sudah ada. Waktu Paku Buwono XIII sudah ada dibuka untuk umum. Waktu itu kalau tidak salah di Mondropuro pernah ada open house untuk para warga masyarakat.”

Acara ini menandai momen penting bagi Keraton Solo, di mana penguasa dan warga dapat bersatu dalam suasana damai. Kegiatan ini juga menegaskan komitmen Paku Buwono XIV untuk menjaga hubungan baik antara keluarga kerajaan dan masyarakat.

Dengan melibatkan keluarga inti, penguasa, dan warga, acara halalbihalal ini menegaskan nilai kebersamaan dan keterbukaan. Kehadiran para penguasa keraton dalam suasana santai menambah kehangatan pertemuan, sementara makanan prasmanan menjadi jembatan bagi semua pihak untuk saling mengenal.

Acara ini sekaligus memperkuat tradisi Keraton Solo yang telah berlangsung lama. Melalui halalbihalal ini, Paku Buwono XIV menunjukkan tekadnya untuk memimpin dengan damai, sekaligus menjaga hubungan erat dengan masyarakat di sekitarnya.

Paku Buwono XIVKeraton SolohalalbihalalSasana NarendraprasmananGKR Panembahan Timoer Rumbayhubungan masyarakattradisi

Komentar

Memuat komentar...