Pasar Tanah Abang Sepi, Budi Santoso Dorong Penjualan Online

Surya B. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 52 dibaca
Bisik.id
Pasar Tanah Abang Sepi, Budi Santoso Dorong Penjualan Online

Gambar atau konten salah?

Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat kini terasa lebih sepi dibanding masa lalu. Pedagang di sana mengeluhkan kurangnya keramaian dan transaksi yang menurun. Situasi ini menjadi perhatian Menteri Perdagangan Budi Santoso saat ia mengunjungi pasar beberapa waktu lalu.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Budi di Jakarta Pusat pada 27 Februari 2026. Di sana, Budi mendengarkan keluhan pedagang dan menanyakan apa yang menjadi penyebab ketidakramian pasar. Ia mengungkapkan bahwa pasar tidak lagi sepadat dulu.

“Kita ngobrol-ngobrol apa sih masalah sekarang yang terjadi di sana. Memang dia sampaikan ya memang nggak (ramai) kayak dulu lagi,” ujar Budi ketika ditemui di kantornya.

Budi menilai sepinya pasar bisa disebabkan oleh perubahan pola dagang yang tidak langsung terlihat. Banyak pedagang sudah mulai memindahkan sebagian lapak mereka ke platform daring. Hal ini menandai pergeseran dari penjualan offline ke penjualan online.

“Kalau dibilang transaksinya turun, ya coba kita lihat ya. Tapi yang jelas kalau mereka sampaikan, mereka juga waktu itu bilang memang nggak kayak dulu, tetapi sebenarnya dia sudah berusaha selain jual secara fisik atau offline, tapi dia juga jual secara online,” jelas Budi.

Ia juga menekankan pentingnya identifikasi produk yang dijual di lapak-lapak Tanah Abang. Pedagang yang datang ke kantornya biasanya fokus pada produksi dan penjualan produk dalam negeri.

“Tapi kita perlu coba cek ya. Cek di Tanah Abang itu barang-barangnya dari mana saja. Coba cek itu ya. Kan apakah sama-sama seperti dulu,” tambah Budi.

Untuk membantu pedagang, Budi mempersiapkan program business matching. Program ini bertujuan agar pedagang dapat naik kelas, ikut pameran, dan masuk ke ritel besar. Dengan demikian, produk dalam negeri dapat dikenal lebih luas dan tidak lagi bergantung hanya pada kunjungan fisik.

“Kemarin sudah sepakat sih sebenarnya kita terus diskusi. Ya ikut-ikut pameran, selama ini kan dia memang jarang ya, tapi sudah mulai membiasakan, siapa tau nanti dengan begitu semakin banyak dikenal oleh pasar ya oleh market gitu,” jelas Budi.

Secara keseluruhan, langkah-langkah ini diharapkan dapat mengembalikan semangat pasar Tanah Abang dan menyesuaikan diri dengan dinamika perdagangan modern.

Pasar Tanah AbangMenteri Perdagangantransaksi menurunplatform daringpenjualan onlineprogram business matchingpameranproduksi dalam negeri

Komentar

Memuat komentar...