Payung Fox Umbrellas: Ikon Cuaca London yang Mengikat Turis

Nita W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 37 dibaca
Bisik.id
Payung Fox Umbrellas: Ikon Cuaca London yang Mengikat Turis

Gambar atau konten salah?

London, kota yang terkenal dengan gedung-gedung tinggi dan sejarah panjang, juga dikenal dengan cuaca yang sering mendung. Di kota ini, hujan tipis dan kabut sering menutupi jalanan, menciptakan suasana yang khas dan menenangkan sekaligus membuat orang harus membawa payung setiap saat. Meskipun tidak selalu turun hujan deras, hujan di England tetap menjadi bagian penting dari identitasnya.

Ungkapan “It’s raining cats and dogs” sudah menjadi bagian dari bahasa sehari-hari sejak abad ke-17, ketika hujan mengguyur jalanan London. Ungkapan itu masih sering diucapkan pada awal tahun 2026, ketika cuaca di Inggris menjadi sangat basah. Angin yang bergerak dari Samudra Atlantik membawa awan hujan, menjadikan hujan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari di sana.

Letak geografis England dekat dengan Samudra Atlantik menjadikan angin lembap sering mengarah ke daratan. Akibatnya, awan yang membawa hujan menurunkan curah hujan secara konsisten. Fenomena ini sudah lama diamati oleh para ilmuwan dan menjadi dasar bagi banyak cerita rakyat dan legenda yang menekankan pentingnya payung di kota ini.

Fox Umbrellas, yang berbasis di Croydon, London Selatan, telah memproduksi payung sejak tahun 1868. Perusahaan ini menjadi saksi sejarah panjang payung di Inggris. Setiap tahun, Fox Umbrellas memproduksi antara 20.000 hingga 25.000 payung, beberapa di antaranya pernah muncul di layar kaca dalam acara-acara seperti “Outlander,” “The Crown,” atau “Peaky Blinders.”

“Banyak orang menganggap pulau kami sebagai tempat yang sering hujan,” kata Direktur Pelaksana Fox Umbrellas, Paul Garrett. “Banyak orang menganggap payung sebagai barang khas Inggris,” tambahnya. Pada zaman Victoria, seorang pria tidak dianggap berpakaian rapi jika tidak mengenakan topi bowler dan membawa payung, menegaskan betapa pentingnya peralatan melindungi diri dari hujan di zaman itu.

Garrett menjelaskan bahwa banyak turis datang ke Inggris dengan tujuan mencoba menjadi warga Inggris seutuhnya, membawa payung di tengah cuaca kelabu. “Kami menerima banyak turis yang menghargai pentingnya fungsionalitas dan keanggunan payung untuk melengkapi pakaian mereka,” ujarnya. “Kami juga menerima pengunjung dari negara lain yang secara khusus datang untuk memesan payung khusus dan dapat menghabiskan banyak waktu untuk memilih setiap detailnya,” tambahnya.

Sementara jutaan orang memesan produk-produk terkait hujan dari Inggris, yang lain datang ke Inggris untuk menikmati cuaca mendung di sana secara langsung. Pada tahun 2015, surat kabar Guardian menerbitkan sebuah artikel jenaka yang menguraikan “20 tanda Anda sedang berlibur di Inggris,” di dalamnya semua kategori hanya berisi ejekan bahwa hujan akan turun setiap saat.

Carl Walsh, wakil presiden senior VisitBritain, menegaskan bahwa cuaca hujan tidak membatasi pengalaman di Inggris. “Cuaca hujan tidak membatasi pengalaman di Inggris,” jelas Walsh. “Cuaca hujan hanya mengungkapkan sisi lain negara ini, dari garis pantai yang berubah-ubah hingga kota-kota yang ramai, dan Inggris terus menawarkan momen-momen luar biasa bahkan di hari-hari hujan sekalipun,” ungkapnya.

Walsh menambahkan bahwa hujan deras terkadang dapat meningkatkan pengalaman. “Di Ingleton Waterfalls Trail di Yorkshire Dales, Anda benar-benar melihat bagaimana cuaca membentuk lanskap,” kata Walsh. Setelah hujan, air terjun menjadi sangat deras dan seluruh rute terasa lebih hidup, yang merupakan bagian dari apa yang membuat daerah itu begitu menarik untuk dikunjungi. “Gaping Gill, sebuah gua seukuran katedral yang kadang-kadang dapat diakses, yang terbentuk oleh air terjun di wilayah yang sama, adalah contoh lain,” katanya. Air terjun bawah tanah itu tampak mengesankan dalam kondisi apa pun, tetapi curah hujan di atas tanah dapat membuat penurunan menjadi lebih dramatis. “Ini adalah pengalaman langka yang menunjukkan bagaimana pemandangan alam Inggris bisa sama menakjubkannya di hari yang basah,” jawabnya.

Meski hujan sering dikaitkan dengan kesedihan, Inggris tetap menawarkan pengalaman menarik di hari-hari basah. Payung bukan hanya alat praktis, tetapi juga simbol budaya yang menegaskan keunikan kota ini. Dari sejarah panjang Fox Umbrellas hingga keindahan alam Yorkshire, cuaca mendung di Inggris membawa nuansa yang berbeda bagi setiap pengunjung.

LondonhujanpayungFox UmbrellasInggristurisYorkshire

Komentar

Memuat komentar...