PB Jaya Raya Pertahankan Gelar Juara Umum Junior Grand Prix

Bambang W. · 3 min baca · 2 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
PB Jaya Raya Pertahankan Gelar Juara Umum Junior Grand Prix

Gambar atau konten salah?

PB Jaya Raya berhasil membawa pulang empat gelar juara dari turnamen Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026. Prestasi ini sekaligus mempertahankan status juara umum yang sudah mereka raih pada edisi tahun lalu.

Pertandingan berlangsung di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, sejak 7 Juli hingga 12 Juli 2026. Dari total 14 nomor yang dipertandingkan, tuan rumah menguasai empat di antaranya.

Empat gelar itu datang dari berbagai kategori. Alvin Jefferson Kusuma menang di nomor Tunggal Putra U-17. Pasangan Muhammad Zilazik Artando Zakaria dan Arybka Okta Disabian menjadi juara Ganda Putra U-17. Zilazik juga meraih gelar kedua di Ganda Campuran U-17 bersama Afizzah Rahmadhani. Sementara itu, Muhammad Vito Annafsa dan Grendly Alkatib Lumintang menjuarai Ganda Putra U-19.

Ketua Umum PB Jaya Raya, Susy Susanti, mengatakan hasil ini menunjukkan komitmen klub dalam pembinaan atlet jangka panjang. "Kami bersyukur bisa kembali menjadi juara umum. Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi yang solid antara para pemain, pelatih, pengurus klub, serta dukungan penuh dari Yayasan Pembangunan Jaya Raya," ujar Susy dalam pernyataan resminya pada Selasa, 14 Juli 2026.

Ia menambahkan, "Kami berkomitmen untuk terus menyelenggarakan turnamen ini secara konsisten untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempersiapkan para pebulu tangkis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional."

Muhammad Zilazik Artando Zakaria menjadi bintang utama Jaya Raya dengan dua gelar sekaligus. Ia juara di Ganda Putra U-17 bersama Arybka Okta Disabian dan Ganda Campuran U-17 bersama Afizzah Rahmadhani. "Alhamdulillah bisa juara di ganda putra dan ganda campuran. Capek dan lelah terbayar dengan prestasi. Penonton yang ramai menjadi tambahan semangat untuk terus berjuang," kata Zilazik.

Satu gelar lainnya dari tunggal putra U-17 diraih Alvin Jefferson Kusuma. Ia mengalahkan wakil Jepang, Taisei Kushima, dengan skor 24-22, 22-20. "Puji Tuhan bisa juara lagi setelah 2024. Terima kasih kepada pelatih, orang tua, dan teman-teman yang selalu mendukung saya," ujar Alvin.

Gelar keempat datang dari pasangan Ganda Putra U-19, Muhammad Vito Annafsa dan Grendly Alkatib Lumintang. Mereka menang dalam pertandingan rubber game atas unggulan teratas.

Selain Jaya Raya, Djarum Kudus dan Thailand sama-sama mengumpulkan tiga gelar. Jepang dan Hong Kong masing-masing meraih dua gelar.

Ketua Pengurus Yayasan Pembangunan Jaya Raya, Budi Karya Sumadi, menilai teknik atlet Jaya Raya sudah baik. Namun, ia melihat ada pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan, yaitu peningkatan fisik. "Teknik bermain atlet-atlet Jaya Raya pada dasarnya sudah baik. Tantangan berikutnya adalah meningkatkan speed, power, dan kekuatan otot agar mampu bersaing menghadapi perkembangan prestasi pemain internasional," ujarnya. "Dengan bekal itu, mereka akan lebih siap ketika memasuki Pelatnas," lanjutnya.

Sementara itu, Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, mengatakan turnamen junior internasional seperti ini menjadi sarana penting dalam proses regenerasi atlet nasional. Menurutnya, selain menjadi arena kompetisi, kejuaraan ini juga merupakan ajang pemantauan bakat bagi tim pencari bakat PBSI untuk melihat potensi pemain-pemain muda dari berbagai daerah maupun negara. "Semakin banyak peserta dari berbagai negara, kualitas persaingan akan semakin meningkat. Ini menjadi momentum bagi pelatih untuk mengevaluasi kebutuhan atlet serta mempercepat lahirnya generasi baru bulu tangkis Indonesia yang siap bersaing di level dunia," ujar Eng Hian.

Dengan mempertahankan gelar juara umum, Jaya Raya kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu barometer pembinaan bulu tangkis junior di Asia. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga tempat lahirnya bibit-bibit unggul yang diharapkan bisa bersaing di kancah internasional. Keberhasilan atlet-atlet muda seperti Zilazik dan Alvin menjadi bukti bahwa pembinaan sejak dini membuahkan hasil nyata.

PB Jaya Rayajuara umumbulu tangkis juniorturnamen internasionalpembinaan atletMuhammad Zilazik Artandoempat gelar

Komentar

Memuat komentar...