Penguatan Dolar AS, Rp 17.104 per 13 Apr 2026, Yen Jpn naik
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat menguat terhadap rupiah pada pagi hari. Pada Senin, 13 April 2026, mata uang Paman Sam menanjak hingga berada di sekitar Rp 17.100. Menurut data Bloomberg, nilai tukar dolar AS tercatat Rp 17.104, naik 14,00 poin atau 0,08 % dibandingkan dengan sesi sebelumnya.
Pergerakan dolar AS tidak hanya memengaruhi rupiah. Dolar juga menunjukkan penguatan terhadap sejumlah mata uang lain. Di antara mata uang tersebut, yen Jepang, dolar Australia, dolar Singapura, yuan China, pound sterling, dan euro semuanya mengalami kenaikan nilai terhadap dolar AS.
Secara rinci, dolar AS menguat 0,27 % terhadap yen Jepang, 0,45 % terhadap dolar Australia, dan 0,21 % terhadap dolar Singapura. Sementara itu, penguatan terhadap yuan China tercatat 0,08 %, terhadap pound sterling 0,46 %, dan terhadap euro 0,33 %.
Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar valuta asing pada hari tersebut. Investor dan pelaku pasar memperhatikan pergerakan ini sebagai indikator kesehatan ekonomi global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Purbaya: Data Warteg Tak Cukup, Butuh Penelitian Lanjutan
Rupiah Mati 18.000, OJK Tegaskan Bank Indonesia Tetap Kokoh
Pemerintah: IHSG Turun, Defisit 0,9% Menimbulkan Kecemasan
Investor Asing Menjual Besar Rp4,1 Triliun, IHSG 6.127,38
32 Perusahaan CPO Diselidiki Pajak, 3 Bayar Rp200 Miliar
Purbaya: Biaya Dinas Prabowo Termasuk Anggaran, Tidak Ada Aturan
Berita Terbaru
Sokol Pyrzyce Rekrut Slamet, Pemain Indonesia Baru di Polandia
Reog Ponorogo Buka Peluang Pendidikan Tinggi bagi Pelajar
Haaland Datang ke AS, Norwegia Siap Piala Dunia 2026
Praxis MotoGP Hungaria 2026: Aldeguer Tercepat di Balaton
Kemenkeu Dukung Getaci: Tol 206,65 km Siap Dapat Investor
Purbaya: Data Warteg Tak Cukup, Butuh Penelitian Lanjutan
