Penumpang TikTok Berpura-pura Tas di Loker Ryanair Viral

Ani R. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
Penumpang TikTok Berpura-pura Tas di Loker Ryanair Viral

Gambar atau konten salah?

Di sebuah penerbangan Ryanair dari Malta ke Napoli, seorang penumpang berani menempatkan dirinya di dalam loker bagasi kabin. Ia menempati ruang di atas kepala penumpang lain, seolah menjadi “paket” yang tak terduga. Aksi ini terjadi pada 26 April 2026 dan segera menjadi viral di media sosial.

Prank ini diungkapkan oleh penumpang tersebut, yang memiliki akun TikTok @gaetanino97. Ia mengakui bahwa tindakan itu hanya untuk konten, bukan karena tidak mau membayar tiket. Dalam video, ia terlihat bersantai di loker sambil berteriak “Napoli!” sekencang mungkin. Penonton di dalam pesawat tidak marah; sebaliknya, mereka tertawa dan bersorak melihat aksi aneh tersebut.

“Come non pagare il biglietto di ritorno per Napoli. Ma mi hanno scoperto... #risposta #malta #gaetanino” tertera di keterangan video. Ia juga menambahkan, “Cara supaya tidak perlu bayar tiket pulang ke Napoli. Tapi akhirnya aku ketahuan juga...”

Prank ini bukan kali pertama yang menimbulkan kontroversi. Seorang pembuat konten lain pernah memukul piano di mal dengan keras dan berlari di bandara sambil berteriak histeris. Namun, tidak semua orang menganggap aksi ini lucu. Di Instagram, banyak netizen menilai tindakan tersebut tidak pantas dan mengajak pihak berwenang mengambil langkah tegas.

“Ini tidak bisa diterima dan menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap orang-orang yang sedang bekerja (kru kabin),” tulis salah satu komentar pedas. Netizen lainnya bahkan menyarankan agar pria ini dimasukkan ke dalam daftar hitam penerbangan (no‑fly list).

Gary Leff, kontributor dari A View From the Wing, menilai alasan “menghindari tarif” yang diklaim pria tersebut tidak masuk akal. Menurutnya, setiap orang tetap memerlukan tiket resmi untuk melewati gerbang keberangkatan dan masuk ke dalam pesawat. Lebih dari itu, bersembunyi di bagasi kabin justru dapat meningkatkan pengeluaran, karena Ryanair mengenakan biaya tambahan untuk menaruh tas di atas kepala.

Aksi serupa pernah terjadi pada 2024 ketika seorang penumpang Southwest Airlines terekam tidur siang di ruang penyimpanan tas. Netizen pada saat itu mengomentari kebijakan kursi bebas maskapai tersebut dengan kalimat, “Southwest memang membebaskanmu memilih kursi sendiri, kan?”

Walaupun terdengar aneh, prank ini menimbulkan pertanyaan tentang batasan perilaku di ruang publik. Di satu sisi, penonton di pesawat menikmati hiburan tak terduga. Di sisi lain, netizen menilai tindakan tersebut mengganggu kenyamanan dan keselamatan. Akibatnya, reputasi penumpang dan maskapai menjadi sorotan publik.

Prank di ruang bagasi kabin menegaskan bahwa perilaku di dalam pesawat masih menjadi ladang kreatif bagi pembuat konten. Namun, batasan antara hiburan dan pelanggaran tetap menjadi topik yang diperdebatkan. Pihak maskapai dan penumpang diharapkan tetap mematuhi aturan, agar penerbangan tetap aman dan nyaman bagi semua.

Ryanairprankbagasi kabinTikTokNapolinetizenkeamanan

Komentar

Memuat komentar...