Peringkat Proton X90 Anjlok Jadi 1 Bintang ASEAN NCAP
Gambar atau konten salah?
Badan penilaian keselamatan kendaraan Asia Tenggara, ASEAN NCAP, telah mencabut peringkat lima bintang untuk model Proton X90. Penilaian terbaru menunjukkan peringkat mobil ini turun menjadi satu bintang.
Penurunan peringkat ini terjadi karena penghapusan fitur keselamatan penting pada versi terbaru. Menurut keterangan resmi ASEAN NCAP, Proton X90 versi facelift tahun 2026 tidak lagi dilengkapi dengan paket Advanced Driver Assistance Systems (ADAS). Penghapusan ini memaksa pencabutan status bintang lima yang sebelumnya diraih.
Pada penilaian tahun 2023, Proton X90 berhasil meraih lima bintang dengan skor total 83,79 poin. Skor tersebut mencerminkan kinerja baik di beberapa area:
- Perlindungan Penumpang Dewasa (skor 37,75 poin).
- Perlindungan Penumpang Anak (skor 17,79 poin).
- Bantuan Keselamatan (skor 15,71 poin).
- Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (skor 12,50 poin).
Namun, setelah meninjau spesifikasi resmi untuk Proton X90 2026 yang baru diluncurkan, ASEAN NCAP menemukan bahwa sebagian besar teknologi ADAS yang ada saat penilaian 2023 telah dihilangkan. Fitur-fitur ADAS yang dimaksud meliputi:
- Autonomous Emergency Braking (AEB).
- Forward Collision Warning (FCW).
- Lane Departure Warning (LDW) dan Lane Keep Assist (LKA).
- Rear Cross Traffic Alert (RCTA).
- Blind Spot Technology (BST).
Penghapusan fitur-fitur ini berdampak signifikan pada skor. Kategori Bantuan Keselamatan (Safety Assist) turun menjadi empat bintang. Lebih parah, kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (MS)—yang sangat bergantung pada deteksi area buta (blind spot)—merosot tajam hingga hanya meraih peringkat satu bintang. Akibatnya, peringkat keseluruhan Proton X90 dibatasi maksimal satu bintang.
ASEAN NCAP menegaskan bahwa peringkat keselamatan lima bintang hanya berlaku untuk varian Proton X90 yang diproduksi antara tahun 2023 dan 2025. Varian tersebut telah diverifikasi menyertakan teknologi ADAS yang sesuai dengan protokol penilaian ASEAN NCAP periode 2021–2025.
Pemimpin Teknis ASEAN NCAP, Ts. Yahaya Ahmad, menyatakan bahwa deteksi area buta (BSD) merupakan faktor penting dalam penilaian Keselamatan Pengendara Sepeda Motor. Penghapusan BSD, bersama fitur keselamatan canggih lainnya, menghilangkan poin yang sebelumnya mengantarkan X90 meraih peringkat tertinggi. Ia menambahkan bahwa keselamatan seharusnya dapat diakses semua orang, bukan sekadar barang mewah. ASEAN NCAP akan terus memantau semua produsen yang dinilai dan tidak akan ragu mencabut peringkat merek jika terjadi kompromi keselamatan kendaraan pasca penilaian.
Ringkasan Informasi
Peringkat keselamatan Proton X90 turun dari lima bintang menjadi satu bintang oleh ASEAN NCAP. Penurunan ini disebabkan oleh penghapusan fitur ADAS—seperti AEB, FCW, dan BST—pada model baru Proton X90 2026. Peringkat lima bintang sebelumnya hanya berlaku untuk model yang diproduksi hingga tahun 2025.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Varta Perkenalkan Aki SLI, EFB, AGM untuk Mobil Indonesia
Perawatan Aki Mobil: Cara Mudah Bantu Tahan Lama Rutin
Tujuh Cara Menghindari Mobil Boros Bensin Saat Harga Naik
Astra Daihatsu Eksport 159k Unit, Naik 33% di 64 Negara
Jual Mobil Bermasalah? Metro Car Removal Tanggap Untung
Kemenekraf kolaborasi Sung Kang, Maxdecal, Tale X IP
Berita Terbaru
Persaingan Tinggi pada UTBK Plus Unair 2026 Untuk Mahasiswa
Influencer Jakarta Viral Cosplay Disabilitas, Kontroversial
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Gamelan Bali dan Tarian Tampil di Pagi SF Indo Cita
Wuling Eksion: SUV Plug‑In Hybrid dengan Empat Mode Energi
Indonesia vs Timor Leste: Duel AFF U-19 2026 Live Streaming
Fadia/Tiwi Raih Kemenangan di Perempatfinal Indonesia Open
Debat Tutup Program Studi: Wisnu vs Menteri Yuliarto
