Polsek Padangbai Tangkap 1.756 Burung Kicau Penyelundupan
Gambar atau konten salah?
Pada Selasa, 05 Mei 2026, Polsek Kawasan Pelabuhan Padangbai berhasil menghentikan upaya penyelundupan ribuan burung kicau yang hendak masuk ke Bali. Sebanyak 1.756 burung kicau disita, semua berasal dari Lombok dan ditujukan ke Denpasar.
Keberhasilan ini berawal dari informasi yang diterima Balai Karantina Lembar mengenai sebuah bus bernomor polisi DR 7168 AA yang diduga mengangkut burung secara ilegal. Berdasarkan informasi tersebut, kami bersama beberapa pihak terkait langsung melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan yang tiba di Pelabuhan Padangbai, kata Kapolsek Kompol I Wayan Gede Wirya.
Ketika bus tersebut tiba di pelabuhan, petugas gabungan segera melakukan pemeriksaan. Bus yang dikemudikan oleh Nurcahyo (52) terdeteksi membawa 20 boks berisi sekitar 1.756 ekor burung dari berbagai jenis. Di antaranya:
- pleci lombok 915 ekor
- cucak kombo 413 ekor
- pleci montano 50 ekor
- madu kecil 3 ekor
- cinenen pisang 218 ekor
- gelatik batu 12 ekor
- branjangan 92 ekor
- kepodang 40 ekor
- madu besar 10 ekor
- tledekan laut 1 ekor
- ciblek 2 ekor
Seluruh barang bukti berupa ribuan burung dan sopir kami amankan untuk dimintai keterangan, ujar Wirya. Sopir bus, Nurcahyo, disita dan dimintai keterangan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Balai Karantina Pusat Denpasar, ribuan burung tersebut kemudian dilepasliarkan di hutan Desa Tenganan Pegringsingan, Kecamatan Manggis, Karangasem. Proses pelepasan dihadiri oleh beberapa pihak terkait.
Operasi ini berhasil menghentikan penyelundupan satwa, mencegah masuknya spesies liar ke Bali, dan memastikan burung-burung tersebut dibebaskan kembali ke habitat aslinya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
