Prabowo Target 100 GW Surya, Tutup 13 PLTD, 200rb Barel

Teguh A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 70 dibaca
Bisik.id
Prabowo Target 100 GW Surya, Tutup 13 PLTD, 200rb Barel

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan rencana besar untuk memperkuat energi terbarukan di Indonesia. Ia menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya setara 100 gigawatt dalam dua tahun ke depan.

“Dan dengan nanti 100 Gigawatt, kita juga akan menghemat sangat-sangat besar. Mungkin kita 2-3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali. Kita punya kekuatan besar,” beber Prabowo saat meresmikan pabrik kendaraan listrik VKTR di Magelang, Jawa Tengah, disiarkan virtual, Kamis (9/4/2026).

“Saya sudah putuskan dan akan kita jalankan program elektrifikasi 100 gigawatt. 100 Gigawatt yang kita harapkan bisa dicapai dalam dua tahun,” tegasnya.

Sejalan dengan proyek 100 gigawatt, Prabowo berencana menutup belasan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Setidaknya ada 13 PLTD milik PLN yang ditargetkan tutup lebih dulu.

“Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, menggunakan solar. Tidak. Dengan itu kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah yang di PLN, akan kita tutup,” tegas Prabowo.

“Prabowo melanjutkan dengan menutup belasan pembangkit listrik diesel saja, Indonesia bisa hemat sampai 20% BBM impor. Sekitar 200 ribu barel bisa dihemat setiap harinya dari program penutupan 13 PLTD yang mau dilakukan pemerintah.”

“Dari menutup itu, kita akan menghemat 200 ribu barel sehari. Kita masih perlu impor sekarang ini 1 juta barel sehari. Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20%,” papar Prabowo.

Program ini menandai langkah penting dalam mengurangi ketergantungan energi fosil dan memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen energi bersih. Dengan target 100 gigawatt dan penutupan 13 PLTD, pemerintah berharap dapat mengurangi impor BBM hingga 20%, setara 200 ribu barel per hari. Langkah ini mencerminkan komitmen jangka panjang untuk transisi energi yang lebih berkelanjutan.

Prabowo Subiantoenergi terbarukan100 gigawattpembangkit listrik dieselPLTDBBM imporkendaraan listrik VKTRtransisi energi bersih

Komentar

Memuat komentar...