PPG 2026: 40.902 Guru Lolos Seleksi Administrasi Di Surabaya

Agus P. · 3 min baca · 4 menit lalu · 2 dibaca
Bisik.id
PPG 2026: 40.902 Guru Lolos Seleksi Administrasi Di Surabaya

Gambar atau konten salah?

Surabaya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengumumkan hasil seleksi administrasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahun 2026. Ribuan guru di seluruh Indonesia kini dapat mengetahui status kelulusannya melalui akun SIMPKB masing-masing. Pengumuman ini menandai langkah penting dalam upaya pemerintah mempercepat sertifikasi guru.

Menurut data yang dipublikasikan, 40.902 guru berhasil lolos pada tahap seleksi administrasi tahun ini. Angka ini mencerminkan partisipasi yang luas dari berbagai daerah dan menunjukkan minat tinggi guru untuk meningkatkan kualifikasi profesional.

Untuk memeriksa hasil, guru dapat mengikuti langkah berikut:
1. Kunjungi laman PPG Kemendikdasmen di https://ppg.kemendikdasmen.go.id/.
2. Pilih menu Login SIMPKB.
3. Masukkan alamat email dan kata sandi akun SIMPKB.
4. Setelah berhasil masuk, sistem menampilkan status seleksi administrasi.
5. Jika lolos, muncul informasi pemanggilan atau tahapan lanjutan.
Pastikan email dan kata sandi selalu diperbarui agar akses tetap lancar. Guru disarankan rutin memantau akun agar tidak melewatkan jadwal atau instruksi berikutnya.

Berikut provinsi dengan jumlah peserta lulus terbanyak:

Provinsi-provinsi tersebut menunjukkan tingkat partisipasi tinggi, dengan Jawa Barat menjadi yang paling banyak lolos. Data ini mencerminkan distribusi yang merata di seluruh wilayah.

Di satuan pendidikan Indonesia di luar negeri, peserta yang lolos terdiri dari:

  1. Malaysia: 25 peserta
  2. Arab Saudi: 1 peserta

Jumlah ini menunjukkan partisipasi guru Indonesia yang mengajar di luar negeri, menambah nilai internasional dalam program PPG.

Peserta yang dinyatakan lolos perlu memperhatikan informasi lanjutan yang akan diumumkan melalui akun SIMPKB. Tahapan berikutnya biasanya mencakup pengumuman jadwal serta proses seleksi lanjutan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Pastikan akun SIMPKB tetap aktif dan rutin memantau notifikasi. Jika tidak, guru dapat kehilangan kesempatan untuk mengikuti tahap berikutnya.

Kemendikdasmen juga memperpanjang proses verifikasi lanjutan (verval) hingga 10 Juli 2026. Verval bertujuan memastikan data peserta sesuai kondisi sebenarnya. Pemerintah menekankan bahwa calon peserta harus: aktif mengajar, terdaftar dalam Dapodik, belum memiliki sertifikat pendidik, tidak mengikuti program PPG di kementerian lain, dan memiliki data identitas yang valid serta sinkron antar sistem. Proses ini penting agar semua data terverifikasi sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Bagi guru yang belum masuk dalam peserta pada tahap kali ini atau masih melengkapi proses verval, masih ada kesempatan untuk mengikuti seleksi berikutnya. Pendaftaran PPG Guru Tertentu Gelombang 2 dapat dilakukan melalui aplikasi SIMPKB paling lambat 15 Juli 2026. Guru yang belum menyelesaikan tahapan administrasi disarankan segera memperbarui data dan menyelesaikan proses verifikasi sebelum batas waktu berakhir. Pemerintah berharap semua guru yang memenuhi syarat dapat segera melangkah ke tahap berikutnya.

PPG atau Pendidikan Profesi Guru merupakan program pendidikan setelah jenjang sarjana atau sarjana terapan yang bertujuan menghasilkan guru profesional dan memberikan sertifikat pendidik kepada peserta yang memenuhi syarat. Program ini ditujukan kepada guru dalam jabatan yang telah mengajar di satuan pendidikan formal, tetapi belum memiliki sertifikat pendidik. PPG bagi Guru Tertentu diselenggarakan berdasarkan Permendikbudristek Nomor 19 Tahun 2024 tentang Pendidikan Profesi Guru. Program ini dirancang untuk mempercepat proses sertifikasi dan meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah.

Sasaran peserta PPG bagi Guru Tertentu meliputi: guru terdaftar dalam Dapodik, guru yang belum memiliki sertifikat pendidik, guru aktif mengajar, guru yang telah memenuhi persyaratan administrasi, guru penggerak yang belum memiliki sertifikat pendidik, dan guru yang pernah mengikuti pendidikan dan latihan profesi guru tetapi belum memperoleh sertifikat pendidik. Kriteria ini memastikan bahwa semua guru yang terlibat memiliki dasar pendidikan yang memadai.

Dengan hasil seleksi ini, pemerintah menegaskan komitmen mempercepat sertifikasi guru yang belum tersertifikasi. Proses PPG bagi Guru Tertentu diharapkan lebih efektif dibanding model PPG Dalam Jabatan yang sebelumnya berlangsung bertahun-tahun. Guru yang lolos kini harus menunggu jadwal lanjutan dan mempersiapkan diri untuk tahap berikutnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Pendidikan Profesi GuruSIMPKBKemendikdasmenDapodikverifikasigurusertifikat pendidik

Komentar

Memuat komentar...