Pramono Anung: Car Free Day Rasuna Said Jadi Landmark Kota

Jaka M. · 2 min baca · 1 jam lalu · 27 dibaca
Bisik.id
Pramono Anung: Car Free Day Rasuna Said Jadi Landmark Kota

Gambar atau konten salah?

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, dipandang oleh Pramono Anung sebagai potensi landmark baru kota. Pada 7 Juni 2026, gubernur menilai lokasi ini lebih strategis dan mudah diakses, terutama bagi warga yang datang dari luar Jakarta.

“Di tempat ini saya meyakini karena aksesnya lebih gampang. Transjakarta bisa di sini, kemudian juga LRT-apakah itu dari Bekasi maupun dari Cibubur-bisa sampai ke tempat ini. Sehingga akses dari luar Jakarta sangat gampang,” kata Pramono Anung usai meninjau CFD Rasuna Said.

Pramono, yang gemar berolahraga jalan kaki di area CFD sejak sebelum menjabat, menilai kualitas udara, pemandangan gedung-gedung tinggi, serta integrasi modal transportasi di Rasuna Said sangat mendukung kenyamanan warga. Ia juga menambahkan bahwa hari itu, ia sempat berinteraksi langsung dengan beberapa turis asal Malaysia.

“kami memonitor, sekarang ini banyak masyarakat apakah itu dari Malaysia, Singapura, hingga Thailand yang datang ke Jakarta. Selain untuk menikmati Whoosh ke Bandung, salah satu tujuan utamanya adalah car free day,” ujarnya.

Warga berhenti berolahraga di trotoar karena CFD Rasuna Said dibatalkan pada Minggu pagi ini. Meskipun demikian, Pramono Anung tetap optimistis dengan masa depan jalur hijau Kuningan. Ia berharap ruang publik ini dapat menjadi wadah silaturahmi yang inklusif dan sehat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Dengan menambah kapasitas CFD di Kuningan, gubernur berharap dapat mengurai kepadatan massa di Sudirman-Thamrin, di mana jumlah pengunjung bisa mencapai 40 hingga 50 ribu orang setiap pekannya. Keberadaan koridor ini diharapkan menyeimbangkan aliran orang dan kendaraan di pusat kota.

Secara keseluruhan, pergeseran fokus ke Kuningan menandai upaya Jakarta untuk menciptakan ruang publik yang lebih ramah manusia, sambil memanfaatkan jaringan transportasi umum yang sudah ada. Dengan demikian, Car Free Day di Rasuna Said berpotensi menjadi contoh bagi inisiatif serupa di wilayah lain.

Hari Bebas Kendaraan BermotorCar Free DayRasuna SaidPramono AnungTransportasi umumJalur Hijau Kuningan

Komentar

Memuat komentar...