Presiden Prabowo Buka Istana untuk Sekolah 07 April 2026
Gambar atau konten salah?
Program Istana untuk Anak Sekolah resmi dibuka pada 07 April 2026 oleh Presiden Prabowo Subianto. Ratusan siswa‑siswi dari berbagai jenjang pendidikan diberi kesempatan mengunjungi Istana Kepresidenan. Tujuannya adalah memberi pengalaman edukatif sekaligus mengenalkan sejarah bangsa di lingkungan yang aman dan nyaman.
Istana telah menyiapkan fasilitas pendukung khusus. Pemandu berpengalaman menjelaskan sejarah gedung‑gedung di kompleks. Akses ke area‑area bersejarah yang biasanya tertutup diberikan, dan transportasi disediakan agar para pelajar dapat berkeliling tanpa kendala. Semua ini dimaksudkan untuk menjamin kenyamanan dan keamanan selama program berlangsung.
Para peserta datang dari sekolah menengah pertama dan atas di Jakarta. Mereka berusia antara 13 hingga 18 tahun, dan berasal dari SMAN 2 Jakarta, SMP Negeri 39 Jakarta, SMP Negeri 60 Jakarta, SMP Negeri 115 Jakarta, SMA Taruna Nusantara, serta sekolah lain yang tidak disebutkan secara spesifik. Semua siswa menunjukkan antusiasme tinggi ketika memulai kunjungan.
Febi, seorang siswa SMAN 2 Jakarta, mengungkapkan kekagumannya. “Menurut saya Istana Kepresidenan bagus sekali, tempatnya sejuk dan asri. Sesi pemateri tadi juga seru, pembawa materinya sangat memberikan inspirasi bagi kami generasi muda,” ujar Febi, dikutip laman Sekretariat Kabinet (Setkab). Ia menekankan betapa suasana di lingkungan Istana memberi inspirasi bagi generasi muda.
Azhari, siswa SMP Negeri 39 Jakarta, juga berbagi pengalaman. “Kalau ke area Istana saya sudah dua kali waktu penyambutan PM (Perdana Menteri) Tiongkok dan ini yang kedua kalinya. Untuk masuk ke dalam ini baru pertama kalinya,” ujarnya. Ia menambahkan rasa syukur atas inisiatif program ini. “Kalau aku ketemu sama Pak Presiden jujur aku mau mengucapkan banyak terima kasih karena sudah memberikan kita banyak kesempatan untuk mengunjungi Istana dan memberikan sambutan kepada tamu luar negeri,” tambahnya.
Tri Fauziah dan Najma, yang juga mengunjungi Istana untuk pertama kalinya, mengaku takjub melihat simbol kenegaraan. “Sesuai ekspektasi banget sih. Banyak foto‑foto pahlawan, patungnya juga, tertata rapi, bersih, wangi,” ujar mereka kompak. Mereka merasa terinspirasi dan memunculkan mimpi untuk kembali suatu hari nanti sebagai bagian dari lingkungan kerja Istana.
Sayid Mardhatillah Akbar mengekspresikan kagumannya pada interior Istana. “Kalau untuk Pak Presiden makasih sudah mengajak kami ke sini, semoga nanti teman‑teman kami di sekolah lain maupun di sekolah kami yang belum sempat ke sini bisa datang ke sini,” ujar Sayid, dikutip laman Setkab. Ia juga menyebut cita‑citanya menjadi Menteri Keuangan atau Presiden, menandakan ambisi yang terinspirasi oleh kunjungan ini.
Aisyah dan Jessica menemukan inspirasi dari sisi seni dan arsitektur Istana. Jessica mengungkapkan, “Aku sendiri kagum sama beberapa lukisan karena di situ banyak banget lukisan dari beberapa pelukis yang terkenal,” ujar. Aisyah menambahkan, “Aku juga sama saat aku lihat lukisan, terus corak‑corak bangunannya itu bagus banget,” timpalnya. Mereka melihat koleksi seni sebagai daya tarik tersendiri yang membuka wawasan baru.
Zahira Maulidya Handayani, siswa SMP Negeri 60 Jakarta, mengaku terkejut saat pertama kali mengunjungi Istana Merdeka. “Saya kagum dan terkejut karena ternyata Istana Merdeka sangat besar dan megah. Saya merasa bangga karena mendapat kesempatan untuk datang ke sini dan belajar banyak hal baru. Semoga kami bisa berkesempatan datang lagi ke sini,” kata Zahira, dikutip laman Sekretariat Negara (Setneg). Ia menekankan rasa bangga dan harapan akan kunjungan selanjutnya.
Arshadzabi Ganendra, siswa SMP Negeri 115 Jakarta, menilai kegiatan ini sangat seru dan edukatif. “Kegiatan ini sangat seru dan edukatif. Kami mendapatkan banyak informasi baru, termasuk melalui video edukasi tentang kementerian. Ini merupakan pengalaman spesial karena tidak semua orang dapat berkesempatan datang ke sini,” ujar Arshadzabi. Ia menyoroti nilai edukatif dari video yang disajikan.
Revan, siswa SMA Taruna Nusantara, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam. “Saya sangat senang sekali, dengan kesempatan saya berkunjung ke Istana Kepresidenan ini, karena dari kecil belum ada mimpi, saya ke sini, tapi alhamdulillah saat ini tersampaikan bahwa saya ada di sini. Terima kasih bapak Presiden,” kata Revan, seperti dikutip dari unggahan Kantor Staf Presiden RI di media sosial, 27 April 2026. Ia mengekspresikan kebahagiaan atas kesempatan yang diberikan.
Rizmad Suratman, siswa SMA Taruna Nusantara lainnya, menyampaikan terima kasihnya dalam bahasa asing. “Saya ingin mengucapkan ya, ‘tebya lyublyu’ yang berarti ‘saya cinta bapak’ dalam bahasa Rusia,” ujar Rizmad. Ia menambahkan bahwa ungkapan tersebut mencerminkan rasa hormat yang mendalam.
Shafira Elyshia, siswi SMA Taruna Nusantara, menempatkan harapan mulia agar semangat yang ia rasakan hari ini dapat menjangkau seluruh anak di pelosok negeri. “Terutama pada kesempatan kepada anak‑anak di Indonesia, semoga mereka semua bisa berkunjung ke sini, karena tidak hanya kami bisa menginjakkan, tapi kami juga bisa merasakan bahwasanya kami sangat termotivasi dan juga terinspirasi dan mungkin siapa tahu habis dari sini, sebagian besar dari kami bercita‑cita untuk menjadi salah satu penerus bangsa di masa depan,” pungkas Shafira.
Program ini memberi pengalaman langsung bagi generasi muda mengenal ruang pemerintahan dan sejarah bangsa. Para siswa tidak hanya melihat bangunan, tetapi juga terlibat dalam sesi edukatif, menonton video tentang kementerian, dan berdialog dengan pemandu. Kegiatan ini menumbuhkan rasa kebanggaan, inspirasi, dan harapan akan masa depan di kalangan peserta. Dengan dukungan fasilitas khusus dan akses terbuka, kunjungan ini berhasil menciptakan momen belajar yang tak terlupakan bagi para pelajar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kucing Terapi Pinecone Jadi Asisten Guru Seni Rhode Island
122 Program Studi Tutup Akhir 2026, Menteri Jelaskan Alasan
UEA Berhenti Ujian Internasional, Pindah Online Kini
SPMB Jakarta 2026: Daftar Sekolah dengan Skor UTBK 2022
UB SNBT 2026: 5.842 Lolos dari 82.613 Pilihan, Ketat
Helm Cerdas ITB Tuntun Pendeteksi Kelelahan Motor
