Qantas Buka Rute Langsung Sydney-London 2027
Gambar atau konten salah?
Qantas Airways mengumumkan rencana penerbangan langsung Sydney-London pada Oktober 2027. Rute ini menjadi bagian dari proyek yang disebut Project Sunrise. Penerbangan nonstop ini akan memangkas waktu tempuh menjadi sekitar 19 jam. Sebagai perbandingan, penerbangan Sydney-London saat ini memakan waktu hingga 23 jam.
CEO Qantas Airways, Vanessa Hudson, menyatakan bahwa maskapai ini dibangun di atas keyakinan bahwa jarak Australia dari negara-negara lain tidak boleh menjadi hambatan. Ia menyebut langkah ini sebagai yang paling signifikan dalam sejarah 105 tahun perusahaan. Pernyataan itu disampaikan dalam keterangan resmi pada Minggu, 5 Juli 2026.
Pesawat yang digunakan adalah Airbus A350-1000ULR, varian jarak ultra-jauh terbaru. Pesawat ini telah menjalani uji terbang di Toulouse, Prancis. Tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 20.000 liter dipasang di bagian tengah belakang. Dengan tambahan bahan bakar itu, pesawat bisa terbang nonstop selama 22 jam.
Qantas akan menerima total 12 unit pesawat jenis ini. Setiap pesawat dikonfigurasi dengan empat kabin dan 238 kursi. Lebih dari 360 pilot dan 1.200 awak kabin akan menjalani pelatihan untuk mengoperasikan armada Project Sunrise.
Menurut Hudson, menghilangkan transit menghemat waktu perjalanan pelanggan hingga empat jam. Tiket untuk rute Sydney-London mulai dijual pada Februari 2027.
Rencana ini sudah disusun sejak sembilan tahun lalu, tetapi berulang kali tertunda. Setelah rute Sydney-London beroperasi, Qantas akan menyiapkan rute jarak jauh berikutnya dari Sydney ke New York, Amerika Serikat. Waktu peluncuran rute tersebut akan diumumkan tahun depan.
Menteri Perdagangan Australia, Don Farrell, menyambut baik kabar ini. Ia menyebutnya sebagai tonggak penting bagi penerbangan dan pariwisata Australia dan Inggris, serta bukti persahabatan kuat antara kedua negara.
Pesawat Airbus A350-1000ULR memiliki tangki bahan bakar tambahan berkapasitas 20.000 liter di bagian tengah belakang. Dengan bekal itu, pesawat bisa terbang nonstop selama 22 jam. Masing-masing pesawat dikonfigurasi menjadi empat kabin dan 238 kursi. Lebih dari 360 pilot dan 1.200 awak kabin akan dilatih untuk mengoperasikan armada ini. Tiket untuk rute Sydney-London mulai dijual pada Februari 2027.
Proyek ini sudah direncanakan sejak sembilan tahun lalu, tetapi berulang kali tertunda. Setelah rute Sydney-London berjalan, Qantas akan menyiapkan rute jarak jauh berikutnya dari Sydney ke New York. Waktu peluncuran rute tersebut akan diumumkan tahun depan.
Penerbangan nonstop Sydney-London memangkas waktu tempuh sekitar empat jam dibandingkan penerbangan dengan transit. Ini menjadi salah satu rute penerbangan jarak jauh langsung pertama di dunia. Qantas telah merencanakan proyek ini sejak sembilan tahun lalu, namun pelaksanaannya tertunda beberapa kali.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
