Ratusan Wisatawan Terjebak di Lachen, Sikkim, Karena Longsor

Wulan M. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Ratusan Wisatawan Terjebak di Lachen, Sikkim, Karena Longsor

Gambar atau konten salah?

Di Lachen, Sikkim Utara, India, ratusan wisatawan terjebak setelah jalan utama yang menghubungkan Lachen dan Chungthang terputus akibat longsor.

Selain itu, jalan di dekat jembatan Tarum Chu rusak. Cuaca terus memburuk, membuat kawasan itu terisolasi.

Diperkirakan sekitar 800 hingga 1.500 wisatawan terdampak situasi tersebut. Seluruh pergerakan di rute tersebut untuk sementara dihentikan.

"Kami datang ke sini untuk menikmati salju dan pemandangan, tetapi sekarang kami hanya menunggu," kata seorang turis dikutip dari Mathrubhumi, Selasa, 07 April 2026.

Wisatawan lain menggambarkan kondisi serupa. "Saat ini tidak ada jalan masuk atau keluar," kata dia. Ia menyebut suhu yang terus menurun dan keterbatasan konektivitas membuat situasi semakin sulit.

Sekarang, sejumlah hotel di Lachen kini difungsikan sebagai tempat penampungan sementara. Wisatawan diminta tetap berada di dalam ruangan dan menghindari aktivitas yang tidak perlu karena kondisi dinilai belum aman.

Meski demikian, sebagian wisatawan memastikan kondisi mereka masih terkendali. "Kami aman, tetapi kami tidak tahu kapan kami bisa pergi," kata seorang wisatawan.

Otoritas setempat bersama Angkatan Darat, Kepolisian Perbatasan Indo-Tibet (ITBP), dan Organisasi Jalan Perbatasan (BRO) saat ini tengah berupaya memulihkan akses dan menyiapkan proses evakuasi.

Evakuasi diperkirakan akan dilakukan setelah cuaca membaik," kata pejabat setempat. "Operasi masih berlangsung dengan siaga penuh."

Rencana evakuasi akan melalui jalur Dongkya La Pass di ketinggian lebih dari 17.000 kaki atau kira-kira 5.181 meter. Namun, jalur tersebut masih dalam proses pembersihan salju sehingga belum bisa digunakan dalam waktu dekat.

Sementara menunggu evakuasi, wisatawan mengandalkan bantuan dari warga lokal, pengelola hotel, dan pemandu wisata untuk kebutuhan logistik dan informasi.

"Ini bukan yang kami rencanakan, tetapi orang-orang di sini membantu," ujar wisatawan.

Sikkim Utara dikenal sebagai destinasi dengan lanskap pegunungan yang indah, namun juga rawan gangguan akibat cuaca ekstrem, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur.

Hingga kini, wisatawan masih menunggu kepastian waktu evakuasi sambil bertahan di tengah keterisolasian.

Situasi ini menyoroti betapa cepatnya kondisi dapat berubah di daerah pegunungan. Evakuasi masih menunggu cuaca membaik, sementara para wisatawan bergantung pada bantuan lokal dan tetap mengamati perkembangan.

wisatawanlongsorLachenSikkim Utaraevakuasijalur Dongkya La Passisolasi

Komentar

Memuat komentar...