Revano, Lulusan Terbaik SMK Muhammadiyah, Raih Beasiswa Jepang

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
Revano, Lulusan Terbaik SMK Muhammadiyah, Raih Beasiswa Jepang

Gambar atau konten salah?

Revano menjadi sorotan saat momen pelepasan kelulusan kelas 12 SMK Muhammadiyah Pekalongan. Ia menempati posisi lulusan terbaik kedua di jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor. Keistimewaan Revano tidak hanya karena prestasinya, tetapi juga karena ia seorang penganut Katolik dan keturunan Tionghoa yang memilih sekolah berbasis Islam.

Ketika ditanya alasan memilih SMK Muhammadiyah Pekalongan, Revano menjawab, "Memilih di SMK ini karena yang ada jurusan teknik sepeda motor di Pekalongan kan ada dua, SMK Dwija Praja dan SMK Muhammadiyah. Yang bagus kan SMK Muhammadiyah, saya pilih di sini," katanya dikutip dari laman Muhammadiyah, Senin 18 Mei 2026. Ia menekankan bahwa sekolah ini menawarkan pembelajaran otomotif yang baik.

Revano juga mengaku merasakan lingkungan yang toleran. "Kesannya baik, teman-teman dan guru semuanya baik-baik," ujar Revano. Ia menambahkan, "Selama di sekolah tidak ada diskriminasi apapun, paling teman bercanda masih normal," ucapnya. Pengalaman ini membuatnya merasa nyaman menjalani keyakinannya di tengah sekolah yang berlandaskan agama Islam.

Walaupun Revano kini merasa nyaman, orang tua awalnya sempat ragu. Namun, setelah mendapat penjelasan langsung dari pihak sekolah, mereka akhirnya menyetujui pilihan Revano. Ibu Revano, Silvia, mengatakan, "Saya percayakan ke SMK Muhammadiyah karena keinginan anak sendiri. Anak saya itu lebih suka praktik, penginnya otomotif jurusannya teknik sepeda motor," katanya. Ia juga menegaskan bahwa kepala sekolah menyambut baik keputusan tersebut dan akan menyesuaikan pelajaran agama.

Silvia menambahkan, "Ya sudah saya tambah mantap menyekolahkan anak saya di SMK Muhammadiyah," lanjutnya. Ia merasa bangga karena Revano tidak pernah mengalami perlakuan kurang. Kini, Revano sudah mahir dalam bidang otomotif. "Dia kan jurusan sepeda motor, sampai sekarang bisa servis motor sendiri. Bahkan kadang dipercaya sama tetangga. Saya sangat puas sekali," tambah Silvia.

Prestasi Revano tidak berhenti di sekolah. Ia akan menerima beasiswa magang ke Jepang setelah kelulusannya. "Di sini pembelajarannya enak. Setelah lulus mau berangkat ke Jepang," tambahnya. Kesempatan ini menambah semangatnya untuk terus mengembangkan keterampilan.

Kepala SMK Muhammadiyah Pekalongan, Khusnawan, menegaskan bahwa sekolahnya mendukung impian semua siswa tanpa memandang latar belakang. "Muhammadiyah itu luas. Pendidikan Muhammadiyah untuk semuanya, siapa saja. Pendidikan agama kami pilah, kami carikan guru agamanya, tetap ada fasilitas agama," katanya. Ia juga menyoroti Revano sebagai contoh yang baik. "Perlakuan kami sama. Ternyata dia bagus, dia ahli dalam sepeda motor, bisa memotivasi teman-temannya," ujarnya.

Revano menunjukkan bahwa keberagaman dapat menjadi kekuatan, bukan hambatan. Dengan dukungan sekolah dan keluarga, ia berhasil menonjol di bidang otomotif dan membuka peluang internasional.

RevanoSMK Muhammadiyah PekalonganTeknik Sepeda MotorToleransiBeasiswa JepangKeberagamanOtomotifSekolah Islam

Komentar

Memuat komentar...