Reza Sayyid Pratama Diterima UGM, Dapat Beasiswa 100%
Gambar atau konten salah?
Reza Sayyid Pratama akhirnya menerima kabar yang sangat membahagiakan: ia diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 13 Juni 2026. Impiannya selama ini akhirnya terkabul.
Sejak kecil, Reza tinggal bersama kakek dan nenek. Kakeknya, berusia 69 tahun, bekerja sebagai tukang parkir. Neneknya, juga berusia 69 tahun, membantu membiayai pendidikan Reza dengan menjadi asisten rumah tangga. Keduanya harus bekerja keras agar biaya sekolah tetap terjangkau.
Untuk menutupi biaya sekolah, nenek sering meminjam uang arisan. “Yang penting kebutuhan sekolah Reza bisa terpenuhi dulu, nanti uang pinjaman bisa dicicil,” kenang nenek Amin dikutip dari laman UGM, Sabtu (13/6/2026). Ia juga menemani Reza belajar di malam hari, menyiapkan bekal agar lebih hemat. “Kadang kalau Reza pulang malam setelah kegiatan sekolah, saya tetap menemani Reza untuk belajar,” tutur Amin.
Keberhasilan Reza di sekolah tidak lepas dari ketekunannya. Ia selalu berada di peringkat pertama. “Sejak SMP saya langganan masuk peringkat 1,” tuturnya. Nenek percaya bahwa kecerdasan Reza akan memudahkan dia mendapatkan beasiswa di masa depan. “Saya percaya karena Reza anaknya pintar, jadi pasti dia nanti akan mudah mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkap sang nenek.
Perjuangan kakek, nenek, dan Reza sendiri akhirnya membuahkan hasil. Reza berhasil lolos ke UGM jurusan S1 Pembangunan dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain itu, pihak kampus memberikan beasiswa UKT Pendidikan Unggul bersubsidi 100%, sehingga ia dapat kuliah secara gratis.
Reza mengungkapkan rasa syukur atas dukungan nenek dan kakek. “Nenek sosok pengganti ibu saya karena sedari kecil saya dibesarkan oleh nenek, meskipun di tengah keterbatasan nenek selalu mengusahakan kebutuhan saya,” tutur Reza. Ia mengajak teman-teman yang memiliki kondisi serupa tetap semangat. “Buat teman‑teman tetap semangat ya, karena rezeki tidak ada yang tahu. Mungkin di tengah keterbatasan finansial berusahalah mencari beasiswa di luar itu ada banyak,” pesannya.
Reza kini dapat menatap masa depan dengan lebih cerah. Dukungan keluarga, ketekunan belajar, dan kesempatan beasiswa menjadi kunci bagi perjalanan akademiknya di UGM.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Libur Nasional 1 Muharram 1448: Sekolah Tutup 16 Agustus
BPS RI Adakan Webinar Analisis Statistik & AI 23 Juni
Pelatihan Excel Akuntansi Reguler Batch 7: Praktis di EVL
Detikevent Kursus Wisuda Tepat Waktu: Rencanakan Skripsi Awal
UI Tinjau Ulang Konten SUMA; Alumni Tuntut Dialog Penting
RSSG 2026 Perluas Akses Pendidikan: 74 Sekolah Tanda MoU
Berita Terbaru
Tewas 72 Tahun I Ketut Sadra Ditemukan di Semak‑Semak
16 Juni 2026 Libur Nasional: Peringatan Tahun Baru Islam
Garasi di trotoar Jalan Ambon dibongkar Satpol PP Pemerintah
Bali & Jakarta: Wisata Menyesak di Tengah Komersialisasi
Pantai Gading 1-0 Ekuador, Diallo Juara Piala Dunia 2026
Jepang 2-2 Belanda di Dallas, Kemenangan Bertahan!!
Reza Sayyid Pratama Diterima UGM, Dapat Beasiswa 100%
Tanker LNG Disha Berangkat ke Selat Hormuz, Blokade Terhenti
